Indonesia dan Malaysia Sepakat Koordinasi Perlindungan Satwa Lintas Batas

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Indonesia dan Malaysia sepakat untuk meningkatkan kerjasama perlindungan satwa liar. Mereka menekankan pentingnya inisiatif bersama untuk menjaga hewan-hewan yang pergerakan dan habitatnya melintasi batas negara.

Menteri Kehutanan Indonesia Raja Juli Antoni membahas hal tersebut saat menerima kunjungan Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin, di Jakarta pada Rabu (25 Februari), berdasarkan keterangan yang diterima Jumat.

“Satwa liar tidak mengenal batas negara, pergerakan mereka bersifat ekologis dan tanpa batas. Oleh karena itu, pendekatan konservasi yang melampaui batas administratif sangat penting untuk melindungi mereka,” kata Antoni.

Dalam pertemuan itu, dia menyampaikan laporan dari staf teknis di Provinsi Sumatera Utara yang menunjukkan pergerakan orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) dari sisi Indonesia ke negara bagian Sabah dan Sarawak di Malaysia.

Dia menekankan bahwa primata yang biasanya ditemukan di hutan Kalimantan itu telah dinyatakan sebagai Kritis Terancam Punah dalam Daftar Merah Uni Internasional untuk Konservasi Alam. Dia juga menyebut pola perilaku serupa pada gajah dan bekantan setempat, yang keduanya berstatus Terancam Punah.

Menekankan kolaborasi internasional, menteri menyatakan bahwa lanskap hutan Kalimantan merupakan satu ekosistem yang terhubung dan melintasi batas negara.

Oleh sebab itu, dia menyerukan langkah-langkah untuk melindungi spesies terancam punah dari fragmentasi habitat, konversi lahan, dan aktivitas ilegal yang semakin meningkat di hutan.

Duta Besar Hussin menyambut baik keinginan Indonesia untuk bersinergi, dan meyakinkan bahwa Malaysia berkomitmen sama untuk memperkuat kerjasama teknis di bidang konservasi satwa liar.

Dia berharap kerjasama bilateral ini dapat menjadi tolok ukur untuk konservasi lintas negara di Asia Tenggara.

Pembicaraan di Jakarta ditutup dengan komitmen kedua pihak untuk mengubah diskusi mereka menjadi mekanisme kerjasama formal dan merumuskan kerangka kerjasama teknis dalam waktu dekat.

MEMBACA  6 Manfaat Kopi Hitam, Melindungi Tubuh dari Penyakit Mematikan Ini

Berita terkait: IKN menyiapkan ruang untuk satwa liar, restorasi hutan

Berita terkait: Indonesia tunjuk desa konservasi baru untuk lindungi pesut Mahakam

Penerjemah: Prisca T, Tegar Nurfitra
Editor: Arie Novarina
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar