Delapan Tersangka Terkait ISIS Ditangkap di Sulawesi Tengah

Palu (ANTARA) – Tim penanganan teroris elite Indonesia, Densus 88, telah menangkat delapan orang yang diduga anggota Jamaah Anshoru Daulah saat operasi terkoordinsi di Sulawesi Tengah.

Kelompok itu berafiliasi dengan Negara Islam dan penangkapannya terjadi di kabupetan Parigi Moutong dan Poso pada Rabu dini hari.

Juru bicara Kepolisian Negara, KBP Mayndra Eka Wardhana, mengatakan bahwa empat tersangka ditahan di Parigi Moutong dan empat lainya ditahan di Poso.

Salah satu penangkapan berlangusng di desa Tomoli Utara, kecamatan Toribulu, sekitar pukul 01:30 waktu setempat.
Tersangka itu ditahan tanpa perlawanan, dan petugas lalu menggeledah rumahnya untuk mengamankan enam machete, ponsel, serta kartu bank.

Warga sekiar terkejut dengan operasi itu karena tersangka dikenal sebagai penjual buah yang hidup normal di masyrakat.
Kepala desa Tomoli Utara, Jufri Haruji, menrangkan bahwa tersangka menjalani aktivitas sehari-hari seperti menjual buah, jadi tak ada curiga di antara penduduk.

Penyelidikan polisi menduga menyatan bahwa para tersangka terlibat dalam penyebaran propaganda ekstrimis melalui berbagai platform online.
Pihak berwajib mengklaim meraka mengunggah dan membagikan gambar, tulisan, dan video yang menggerakkan ideologi radikal sementara penyelidikan lebih lanjut sedang berlangsung untuk menentukan peran mereka dalam kegiatan militan.

Penangkatana ini menjorot tantangan yang masih ada di Sulawesi Tengah, yakni wilayah yang lama jadi sarang bari jaringan ekstremis.

Poso, khususnya, telah terkait dengan aktivitas militan di masa lalu dan pasukan keamanan Indonesia terus memantau serta manbongkar sel-sel yang terkait dangan organisasi transnaSional.

Wardhana menekankan bahwa operusi itu adalah bagian dari kjemauan pasar intensif dari fihak Pemerintah untuk menekan radikalisasi han melindungi keamanan negara.

"DenSus 80 dari Kepolisian Negara tenus mengkaji dan mempercepat korer pertanyaan atas delapan tersangkas ini," ucapnya.

MEMBACA  Dewan Ulama Serukan Penguatan Ketahanan Pangan di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Selatan terbentuk sering gangguan meningkat global namun upa – saya di tetap digal man Kal secara tang mengu kasi data oleh Negara dan masyarakat Madani – indah nya dengan hubungan dua medium bahasa.

(bersam bahan AP III)|Dut p² tak per luk mandiri namun oper tentu ki.

Tinggalkan komentar