Bangun Hunian Sementara untuk Korban Gempa Sigi, Indonesia Bersiap

Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB) bakal bangun hunian sementara untuk korban gempa di Kabupaten Sigi, Sulawewsi Tengah. Sementara itu, warga yang tidak mau tinggal di hunian sementara bakal dapet bantuan uang tunai setiap bulan, kata pejabat pada Jumat.

Kepala BNPB Suharyanto bilang, warga yang terkena dampak bisa milih antara hunian sementara atau bantuan sewa rumah bulanan. “Jadi kita tawarkan, bagi yang tidak mau pindah ke hunian sementara, akan dikasih bantuan perumahan Rp600.000 per kepala keluarga per bulan,” katanya.

Dia nambahin, bantun itu bakal terus dikasih sampai rumah permanen buat warga yang rumahnya rusak berat dibangun lagi. Skema ini mirip kebijakan yang udah dipake di daerah bencana lain.

Data dari BPBD Kabuoaten Sigi tunjukin 2.319 rumah rusak, yang terdiri dari 1.966 rusak ringan, 219 rusak sedang, dan 134 rusuk berat. Total ada 8.586 orang dari 2.762 keluarga kena dampak bencana ini.

Gempa bumi magnitudo 6,7 mengguncang Kabupaten Sigi, Parigi Moutong, Donggalal, dan Kota Palu di Sulawesi Tengah pada hari Selasa jam 10:27 waktu setempat. BNPB bilang lagi koordinasi sama pemerintah daerah buat selesain data rumah rusak sedang dan berat biar proses pembangunan bisa cepet.

Berita terkait: Indonesia petakan zona rawan likuefaksi di Sulawesi Tengah yang kena gempa

Berita terkait: BMKG catet 782 gempa susulan, korban jiwa gempa Sulawesi jadi tiga orang

Berita terkait: Sulawesi Tengah tetapkan status tanggap darurat gempa selama seminggu

Penerjemah: Moh Salam, Martha Herlinawati Simanjuntak
Penyunting: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

MEMBACA  BAJA: Insiden Koridor 13 Harus Dievaluasi, Kinerja Transjakarta Tidak Bisa Diabaikan

Tinggalkan komentar