Presiden Indonesia, Prabowo Subianto mengatakan bahwa Koperasi Desa Merah Putih akan menyediakan layanan pinjaman mikro dan super mikro dengan bunga hanya 8 persen per tahun. Lewat langkah ini, masyarakat bisa lebih mudah mengakses layanan keuangan.
Menurut presiden, suku bunga pinjaman program Mekaar (Membangun Keluarga Sejahtera) yang tanpa agunan juga akan dipotong dari 22 persen menjadi 8 persen per tahun.
“Bunga pinjaman yang tadinya 22 persen, saya turunkan menjadi 8 persen. Kalau dibandingkan 22 perser, 8 persen sangat meringankan,” ujar Prabowo saat peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Jakarta, Minggu.
Presiden melanjutkan, koperasi desa ini tidak hanya berfungsi sebagai koperasi simpan pinjam biasa yang mengandalkan simpanan anggota. Koperasi desa justru akan berperan sebagai lembaga yang memberikan layanan kredit mikro ke masyarakat yang lebih luas.
Selain soal pinjaman, koperasi desa juga nantinya akan dikembangkan menjadi pusat layanan ekonomi yang terintegrasi. Fasilitas-fasilitas seperti toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa, pusat logistik, gudang penyimpanan, serta ruang pendingin untuk menjaga kualitas hasil pertanian, perkebunan, perikanan, dan komoditas lainnya nantinya ada di satu tempat.
Prabowo juga menuturkan bahwa Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi saluran utama dalam distribusi barang-barang bersubsidi milik pemerintah untuk menjamin barang tersebut sampai ke penerima yang berhak.
“Para petugas ekonomi yang terpinggirkan.” salah kutip