Departemen Pendidikan AS di Bawah Trump Rayakan ‘Sejarah Amerika’ Pakai Foto Lawas dari Inggris

Departemen Pendidikan AS membuat kesalahan memalukan di media sosial. Pada hari Rabu, mereka memposting foto sejarah lama di Facebook dengan keterangan, "Sejarah Amerika layak dipelajari." Foto itu menunjukkan perempuan dari awal abad ke-20 yang sedang memperjuangkan hak pilih. Terlihat sangat menginspirasi. Sayangnya, foto itu bukan sejarah Amerika, melainkan foto dari Inggris.

Seorang sejarawan dan penulis buku, Wendy Rouse, pertama kali menemukan kesalahan ini. Dia bercanda di Bluesky tentang foto yang salah tersebut. Dia bilang foto itu pertunjukan perempuan pejuang hak pilih dari Inggris, bukan dari Amerika.

Menurut Encyclopedia Britannica, foto itu diambil di London sekitar tahun 1912. Foto itu memperlihatkan para aktivis (suffragettes) memegang tanda-tanda protes. Di Inggris, perempuan di atas 30 tahun baru bisa memilih tahun 1918. Perempuan di atas 21 tahun bisa memilih sepuluh tahun kemudian. Di Amerika, perempuan kulit putih mulai bisa memilih tahun 1920. Namun, perempuan non-kulit putih baru mendapat hak pilih penuh tahun 1965 setelah Voting Rights Act.

Kesalahan Departemen Pendidikan ini cukup lucu, tapi bukan yang pertama di era Presiden Trump. Sekretaris Pendidikan, Linda McMahon, sering memperlihatkan bahwa pemerintah pusat tidak terlalu peduli dengan pendidikan yang serius. Bahkan, dia pernah menyebut "AI" sebagai "A1" dalam sebuah pidato.

McMahon ditunjuk untuk membongkar Departemen Pendidikan. Trump menganggap kontrol pendidikan harus kembali ke tangan negara bagian. Tahun lalu Trump menandatangani perintah untuk mencapai target itu. Sulit membubarkannya kalau tidak ada dukungan Kongres, cara apapun dilakukan meski merugikan.

Departemen sudah memindahkan lebih dari 118 fungsi ke badan-badan lain. Contoh, kantor Pinjaman Mahasiswa sudah dipindahkan ke Departemen Keuangan.Upaya menghancurkan departemen ini mirip dengan apa yang dulu diimpikan presiden Republik seperti Ronald Reagan maupun George H.W Bush. Bahkan akun resmi mereka mengunggah tampangan pemimpin-pemimpin Republik yang ingin supaya agensi terkait dibubarkan.

MEMBACA  Jamie Dimon mengatakan inflasi lebih buruk dari yang orang pikirkan, dan bahwa pasar terlalu optimis tentang penurunan yang lembut

Tapi agaknya tidak kebayang Reagan atau Bush tidak bisa memperhatikan mana foto orang Eropa kecuali Pegawai berbuat salah serius. Sekarang pimpinan pendidikan hanya ikut kebawah langsung petunjuk presiden dan tidak perhatikan kegaduan asal kesalahan.Masa depan departemeen itu jauh relative: hebat maladminstrasiter dan nyut kayak wal, persekongkol merusakan pihak , memang sebangun kerjagila dengan hanyaobanya untuk panggling motor tangan akan rilis lebel.**

Tinggalkan komentar