Model Suara Terbaru ChatGPT, Bisa Mendengar dan Berbicara Bersamaan

OpenAI sedang memperbarui teknologi suara AI-nya supaya lebih pintar seperti teks biasa. Dua model baru, GPT-Live-1 dan versi mini-nya, sekarang mulai tersedia untuk semua pengguna ChatGPT.

Model baru ini menggunakan teknologi AI terbaru dari OpenAI. Kamu bisa memilih tiga tingkat kecerdasan yang berbeda, tergantung seberapa detail jawaban yang kamu mau. Namun yang paling penting, suaranya terdengar lebih manusiawi dan lebih seperti ngobrol, kata Atty Eleti, pimpinan produk suara ChatGPT.

Salah satu perubahan besar adalah proses yang disebut interaksi berkelanjutan. Sistem ini memungkinkan AI untuk mendengar dan berbicara di waktu yang sama. Sebelumnya, suara ChatGPT hanya bisa menjawab setelah kamu selesai bicara. Ini sangat membantu untuk penerjemahan langsung, misalnya kamu bicara Bahasa Inggris dan ChatGPT langsung menerjemahkannya ke Bahasa Spanyol atau Hindi — cuma ada jeda sebentar.

Bagian lain dari sistem baru ini juga bisa menitipkan tugas ke model AI yang lebih canggih. Misalnya, ia bisa menjawab pertanyaan kamu sambil meneliti soal lain. “Kalau GPT-Live harus berpikir keras untuk suatu pertanyaan, ia bisa memberikan tugas itu ke GPT-5.5, yang bisa mengerjakan hal secara paralel, sementara GPT-Live tetap ngobrol sama kamu,” kata Kundan Kumar, pimpinan riset model GPT-Live. Setelah selesai, jawabannya digabung dengan mulus ke dalam pembicaraan.

“Ya seperti itulah cara manusia bicara satu sama lain,” tambah Eleti. “Kami terus ngobrol sambil berpikir di belakang.”

Model suara ini juga bisa bikin gambar sebagai jawaban, kalau memang lebih cocok — misalnya untuk informasi cuaca atau skor olahraga. Kadang jawaban terbaik dilihat, bukan didengar.

Voice model baru ini bisa kamu pakai sekarang, untuk semua pengguna ChatGPT (gratis dan berbayar), di aplikasi HP atau situs web. Kalau belum langsung kelihatan, tunggu satu atau dua hari karena OpenAI memberikannya bertahap.

MEMBACA  Flipper One: Penampilan Sebagai Alat Hacking yang Serius dan Alasan Saya Tak Sabar Mencobanya

Salah satu cara AI ini meniru ucapan manusia adalah dengan kata-kata pengisi seperti “umm”, “eee”, atau “kayaknya”. Itu baru ada dalam pembaruan ini. Kamu juga bisa memotong pembicaraannya tanpa jeda lama. Atau kamu bisa buat dia diam aja dan baru menjawab kalau dipanggil nama, mirip seperti Siri atau Alexa — bedanya ChatGPT akan terus mendengarkan sampai kamu matikan manual.

OpenAI juga otomatis mematikan fitur pelatihan dari suara kamu. Rekaman suara disimpan selama 30 hari (supaya AI ingat konteks obrolan sebelumnya) dan bisa kamu hapus.

Namun punya AI yang terasa seperti manusia juga punya risiko. Banyak kasus dan tuntatan sudah terjadi karena orang terlalu menganggap AI sebagai manusia, terutama yang sedang bermasalah dengan kesehatan mental. OpenAI bilang model baru ini punya perlindungan ekstra dan lebih baik dari model sebelumnya untuk hal-hal seperti menyakiti diri sendiri, kekerasan, dan konten seksual.

Tinggalkan komentar