Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, mengonfirmasi bahwa ia dan Ketua MPR Ahmad Muzani akan menghadiri pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, akhir pekan ini.
“Sesuai rencana, menteri luar negeri dan ketua MPR akan hadir di pemakaman,” kata Sugiono setelah menyambut kedatangan Perdana Menteri India Narendra Modi di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin.
“Upacara pemakaman akan berlangsung pada Kamis, 9 Juli, dan kami berencana hadir di sana. Kami menunggu konfirmasi mengenai waktu dan tempat di mana kami bisa bergabung,” ujar menteri tersebut.
Sugiono mengatakan, setelah menerima undangan resmi dari Teheran, Indonesia awalnya memberi tahu pemerintah Iran bahwa Indonesia akan diwakili oleh Duta Besar RI untuk Iran, Rolliansyah Soemirat.
Keputusan itu diambil karena alasan teknis, karena beberapa menteri kunci dan pejabat pemerintah lainnya harus tetap berada di Indonesia untuk mempersiapkan kunjungan resmi dan menghadiri agenda kenegaraan lain.
Namun, pemerintah Indonesia kemudian mendapat pemberitahuan dari Iran bahwa akses akan dibatasi hanya untuk pejabat setingkat lebih tinggi dari duta besar.
Untuk memastikan Indonesia tetap terwakili, pemerintah memutuskan mengirim Sugiono dan Muzani.
“Kami tetap berkomunikasi karena sangat menghormati pemimpin yang wafat. Melihat banyaknya orang yang diperkirakan hadir, pihak berwenang Iran pasti akan mengatur tempat yang sesuai untuk kami,” kata Sugiono.
Menurut kantor berita Iran, IRNA, jenazah almarhum pemimpin beserta para pengikutnya sudah dipindahkan ke Masjid Agung Mosalla pada Jumat (4 Juli) dan ditempatkan di ruang salat utama untuk prosesi perpisahan publik selama dua hari.
Prosesi pemakaman di Teheran dimulai pada Senin setelah warga memberi penghormatan di Masjid Agung Mosalla selama akhir pekan (5–6 Juli).
Upacara selanjutnya dijadwalkan di kota suci Qom, lalu di Baghdad, Karbala, dan Najaf di Irak, sebelum pemakaman di Mashhad pada 9 Juli.