Dolar Menguat Menjelang Laporan Pekerjaan AS, Warsh dari The Fed Nilai Inflasi Mulai Membaik

Dolar AS menguat sebelum data lapangan kerja AS yang sangat ditunggu pada hari Kamis, tetapi kenaikannya berkurang setelah Ketua Federal Reserve Kevin Warsh mengatakan bahwa ekspektasi inflasi dan risiko inflasi sudah berkurang dalam beberapa pekan terakhir.

Yen Jepang, yang sebelumnya jatuh ke titik terendah dalam 40 tahun terhadap dolar, kembali naik saat dolar melemah.

Warsh, berbicara di sebuah panel internasional, mengatakan dia akan tetap teguh pada target inflasi bank sentral AS sebesar 2%. Dia juga memberikan tenggat waktu yang ambisius untuk bank sentral AS agar "menemukan" dan mulai menggunakan data ekonomi real-time yang lebih baik dari laporan pemerintah yang dianggap bermasalah.

Ketika ditanya apakah AI mungkin akan menyebabkan inflasi untuk saat ini, secara umum Warsh menjawab bahwa terserah pada bank sentral untuk memastikan itu tidak terjadi. Ia tidak ingin merinci bagaimana AI bisa membatasi sumber daya, meskipun AI juga meningkatkan produktivitas.

Dolar AS telah didukung oleh ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed tahun ini, karena inflasi masih jauh di atas target tahunan 2% bank sentral. Namun, banyak analis percaya bahwa gambaran inflasi akan membaik dalam beberapa bulan mendatang.

"Tak ada yang kami lihat menunjukkan bahwa ketidakseimbangan, baik di sisi aktivitas ekonomi atau inflasi, berkembang pesat," kata Steve Englander, kepala riset global G10 FX dan strategi makro Amerika Utara di Standard Chartered Bank cabang New York.

"Anda bisa menunggu dan melihat bagaimana tren teknologi jangka panjang ini berlangsung," tambah Englander. "Yang kami lihat adalah biaya tenaga kerja per unit sangat rendah, dan pada akhirnya itulah yang dikendalikan The Fed."

Bahkan tanpa sikap The Fed yang lebih agresif, ada kekuatan lain yang menarik modal ke AS dan mendukung dolar, termasuk adopsi AI yang cepat.

MEMBACA  MiniMax dari China Luncurkan Model M1, Klaim Biaya Pelatihan 200 Kali Lebih Murah Dibanding GPT-4 OpenAI

Pasar tenaga kerja yang kuat, yang menghasilkan penambahan lapangan kerja jauh lebih banyak dari perkiraan dalam tiga bulan terakhir, juga meningkatkan prospek pertumbuhan AS.

Data pada hari Kamis diperkirakan akan menunjukkan pengusaha AS menambah 110.000 pekerjaan pada bulan Juni, dengan tingkat pengangguran stabil di 4,3%, menurut perkiraan median ekonom yang disurvei Reuters.

Laporan ADP pada hari Rabu menunjukkan bahwa lapangan kerja swasta naik 98.000 bulan lalu, di bawah perkiraan ekonom yang sebesar 118.000.

Pedagang di pasar berjangka Fed memprediksi 66 persen kemungkinan The Fed naikkan suku bunga pada bulan September.

Indeks dolar, yang mengukur dolar terhadap sejumlah mata uang seperti yen dan euro, naik 0,17% ke 101,41.

YEN MENJADI KORBAN TERBERAT KEKUATAN DOLAR

Yen Jepang telah menjadi untuk yang paling terpukul oleh kekuatan dolar, membuat Kementerian Keuangan Jepang dalam posisi sulit apakah akan melakukan intervensi untuk mendukung mata uang mereka.

Pejabat tinggi mata uang Jepang, Atsushi Mimura, mengatakan intervensi dua bulan lalu untuk mendukung yen sudah efektif dan beberapa pejabat AS mendukung langkah tersebut, lapor Bloomberg News pada hari Rabu.

Joey Chew, kepala Asia FX di HSBC, mengatakan Kementerian Keuangan Jepang tampaknya lebih toleran terhadap pelemahan yen dibandingkan masa lalu. Faktornya antara lain dolar AS yang secara luas kuat terhadap mata uang utama lain, dan harga minyak yang turun, sehingga mengurangi tekanan pada Bank of Japan untuk mengendalikan inflasi.

Dia mengatakan kementerian juga bisa menunggu data lapangan kerja AS yang buruk pada hari Kamis yang bisa melemahkan dolar. Atau, mereka "memicu posisi spekulasi yen ke tingkat yang lebih ekstrim dengan memperkuat dampak intervensinya".

MEMBACA  Bersiaplah Melawan AC Milan, Jay Idzes Siap Berjuang Keras untuk Membawa Venezia Lolos dari Degradasi

Pedagang melihat hari libur publik AS pada hari Jumat sebagai kesempatan bagi Tokyo untuk campur tangan. dengan kondisi likuiditas yang lebih tipis maka maka efek suatu langkah bisa lebih kuat.

Namun, melakukan intervensi saat likuiditas tipis "kalau pun ada justru menunjukkan kelemahan," kata Englander, yang menambahkan bahwa "sebagian besar pasar tidak percaya kita akan bertahan."

"Pemerintah sudah jelas tidak ingin Bank of Japan menaikkan suku bunga terlalu cepat. BI sendiri tidak terdengar buru-buru. Ekonomi Jepang mungkin sedikit lebih baik dari perkiraan, tetapi tidak cukup untuk mengubah pandangan siapa pun," kata Englander.

nilai tukar yen Jepang relatif tidak berianggap pada 162,56 per dolar AS sejak siang.

Euro turun 0,39% menjadi $1,1376.

Data sebelumnya menunjukkan bahwa inflasi zona euro bulan Juni berkurang di bawah 3% dan lebih parah dari periskaan. hal Menghilangkan mengurangi sebagian Thee Pengerasian.

Untuk kripto, memperpan ganis dia menghasilkan peluang,, karena dari rata. Nilai tukare pition yen membikat.. 48 atau bitcoin nambaha k5 melli9; Dapat Dari Dpoint droompate mend ata but tip s per $49.857 Kematangan as kekemu main d.s.com/amp/in/a/broke/ from for end gail indo more| end mais only me at nilans come end # Semulai spackkabg

Tinggalkan komentar