Indonesia Dorong Kerja Sama Universitas yang Lebih Erat dengan Kanada

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Indonesia menyatakan kesiapan mereka untuk memperbesar kerja sama akademik dengan Kanada. Fokus utamanya adalah pada pengembangan bakat, mobilitas mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, serta memperkuat hubungan antar universitas.

Menteri Pendidikan Tinggi, Brian Yuliarto, membahas cara-cara untuk mencapai tujuan ini saat bertemu dengan Duta Besar Indonesia untuk Kanada, Muhsin Syihab. Hal ini disampaikan dalam pernyataan resmi pada Kamis.

Yuliarto menjelaskan bahwa Jakarta sudah menetapkan Kanada sebagai tujuan utama bagi lulusan program Garuda Top School. Program pemerintah ini bertujuan membantu mahasiswa Indonesia terbaik agar bisa masuk ke universitas-universitas ternama di dunia.

“Kami berharap universitas-universitas di Kanada mau mendukung Indonesia dengan menerima mahasiswa kami, sehingga mereka bisa melanjutkan pendidikan tinggi di sana,” kata Yuliarto.

Menteri itu juga menunjukan bahwa hubungan di bidang pendidikan tinggi antara kedua negara terus berkembang. Salah satu pendukungnya adalah 108 perjanjian aktif antara universitas Indonesia dan Kanada.

Perjanjian-perjanjian ini mencakup pertukaran mahasiswa, kolaborasi penelitian, pengembangan program akademik bersama, dan seminar ilmiah yang digelar secara bersama.

Sementara itu, Duta Besar Syihab menekankan bahwa sistem pendidikan tinggi di Kanada yang terdesentralisasi, dikelola oleh pemerintah provinsi, memberikan peluang yang luas dan fleksibel untuk kerja sama kelembagaan yang terarah.

Syihab meyakinkan menteri bahwa Kedutaan Besar RI di Ottawa akan secara aktif mencari langkah konkret untuk memperkuat hubungan antar universitas di kedua negara.

“Kami akan berusaha sekuat tenaga untuk membangun kerja sama yang nyata dan saling menguntungkan,” ujar sang duta besar.

Pertemuan yang diadakan di Jakarta pada Selasa (30 Juni) ini juga menjadi wadah untuk bertukar pikiran tentang cara mengoptimalkan program beasiswa Indonesia Maju dan Garuda. Program ini khusus untuk warga negara yang ingin belajar atau sudah sedang kuliah di Kanada.

MEMBACA  Globant S.A. (GLOB): Salah Satu Saham Small Cap dengan "SHORT" Tertinggi untuk Dibeli atas Ekspektasi Pertumbuhan Organik

Pembahasan mereka diakhiri dengan fokus pada peningkatan bimbingan pra-keberangkatan, persiapan akademik, adaptasi budaya, dan dukungan pemerintah yang berkelanjutan bagi mahasiswa Indonesia selama mereka belajar di luar negeri.

Tinggalkan komentar