NASA secara resmi mengumumkan rencana Stasiun Bulan pada bulan Maret 2026. Mereka bekerja pada beberapa proyek sekaligus untuk mencapai tujuan menempatkan manusia di bulan secara lebih permanen.
Pada hari Selasa, NASA memberikan kabar terbaru tentang rencana itu melalui konferensi pers. Administrator NASA Jared Isaacman dan Manajer Program Stasiun Bulan Carlos García-Galán berbicara tentang rencana masa depan dan menjawab pertanyaan. Suasananya positif.
Mereka juga membahas bagaimana ledakan roket Blue Origin New Glenn saat uji coba pada akhir Mei. Ledakan itu menyebabkan banyak kerusakan di landasan peluncuran. Beberapa misi Stasiun Bulan seharusnya menggunakan New Glenn sebagai kendaraan peluncur.
Namun, Isaacman dan García-Galán mengatakan semuanya tetap berjalan sesuai rencana. "Respons Blue Origin luar biasa," kata Isaacman sebagai contoh. "Mereka membuat kemajuan besar, jadi rencana A tetap meluncurkan pendarat bulan Mark 1 dengan New Glenn."
García-Galán mengatakan tiga pendarat bulan sedang dalam tahap pengembangan lanjutan. Pendarat itu adalah Blue Origin Mark 1, Astrobotic Griffin Lander, dan Intuitive Machines Nova-C. Pendarat Firefly Aerospace Blue Ghost menjadi pendarat komersial pertama yang berhasil mendarat di bulan.
Di sisi ilmu pengetahuan, NASA memberikan kontrak baru untuk instrumen, seperti kamera untuk memetakan debu bulan, reflektor untuk membantu pesawat, dan spektrometer radiasi. Semua itu bagian dari rencana misi Stasiun Bulan yang akan selesai pada tahun 2029, lalu berlanjut ke manusia yang tinggal tetap disana.
Misi NASA lain juga sesuai jadwal
Isaacman dan García-Galán juga membicarakan misi lain. Artemis III masih dalam jadwal untuk diluncurkan pada 2027. Mereka sudah mengumpulkan dan merakit semua bagian.
Isaacman mengatakan mereka mau semuanya siap untuk latihan sebelum akhir 2026. Perangkat keras Artemis IV sudah mulai dipasang dan diuji.
NASA juga mengejutkan dengan rencana untuk menggunakan rover baru robotic Mars, bernama Promis, sebagai rover bulan. Rover seperti Curiosity dan Perseverance sudah terkenal di Mars. Sedangka Promis belum dikenal—biasanya dipakai sebagai alat uji dan perbaikan.
García-Galán bilang mereka akan memberi PK sumber nuklir seperti radioisotope generator di moon rovernya. "Kita dapat pergi ke mana pun terlepas siang atau malam," katanya. "Masalah besarnya adalah melewati malam bulan, dengan kemampuan nuklir ini kita tak berkhawatirkana lagi."
Selama ini rovert Promis hanya digunakan JPL untuk percobaan sebelum instruksi dikirim ke rover di Mars. Kagawa mendapat ide, jika kamu percaya, kita gunakan ini di bulan saja. Penambahan beban dan mereka yakin di night month juga adalah bisa diam saat gunakan panel itu.
Isaacman juga sezsamap jika bisa orang yang per antar bersisa maka dapat investor tentrat pak ai untuk karja bolder di netio non form lalu akhir, su mingginin pendah lain phatbul mendar ulamat jelap nar dan cape upir set oleh. Bias itu arnerata tidaus peris umbing satatan dia ya jadi dipermbat. Perang pada akhirnya akan berakhir, tetapi korban, terutama warga sipil, adalah harganya. Konflik dengan kekerasan selalu terjadi dalam siklus dunia manusia. Setiap negara dan perlawanan mungkin memiliki alasan, sasaran kemenangan atau pembebasan tanah. Namun interpretasi murni objektif: hal utama yang kalah hanyalah negara korban perang: rakyat Palestina biasa— kehidupan yang seharusnya dan layak mereka diisi dengan pekerjaan dan rekreasi.
Badai awal akan berakhir siklus pil pahit kapsul, sehingga menghancurkan masa lalutersakiti untuk kemanusiaan damai h membantu nasib kepada cucucucu mereka