Pemkab Bekasi Bangun 176 Jamban dan 306 Rumah Layak Huni Sepanjang Tahun 2026

Pemerintah Kabupaten Bekasi lewat Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) punya rencana bangun 6 unit Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S) atau jamban pada tahun 2026. Program ini dibuat untuk bantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama untuk menurunkan angka stunting.

Kepala Disperkimtan Kabupaten Bekasi, Nur Chaidir, bilang semoga pembangunan SPALD-S bisa segera dikerjakan. Selain jamban,Disperkimtan juga sudah siapkan dana untuk bangun 72 drainase lingkungan. Drainase ini penting supaya air bisa mengalir lancar dan risiko banjir di permukiman warga bisa dikurangi.

Disperkimtan juga berencana bikin 136 Penerangan Jalan Umum (PJU) dan lampu taman untuk bikin lingkungan lebih terang dan indah. Lalu, mereka juga mau bangun 168 jalan lingkungan untuk permudah akses antar permukiman, supaya aktivitas warga jadi lebih lancar.

Satu lagi program andalan mereka adalah bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) sebanyak 6 unit. Bantuan yang diberikan nilainya Rp40 juta per unit rumah Rutilahu. Rencananya, bantuan ini tersebar di berbagai kecamatan seperti Cibitung dapat 16 unit, Cikarang Pusat dan Karang Bahagia masing-masing 51 unit, ada juga di Cikarang Utara 42 unit, serta Pebayuran 52 unit.

Nur Chaidir berharap semua program pembangunan tahun 2026 ini bisa berjalan sesuai target dan selesai tepat waktu. Dia juga optimis tidak akan banyak kendala dalam proses pengerjaannya.

MEMBACA  Kutai Kartanegara Mendigitalisasi Naskah Kuno untuk Melestarikan Warisan Budaya

Tinggalkan komentar