Robin Byrd, Ibu Segal para Milenial: Internet Hancurkan Porno

Jika Anda tinggal di New York City pada tahun 1980-an atau 1990-an, dan kebetulan menonton Saluran 35 setelah jam 10 malam, Anda pasti melihatnya: seorang wanita dengan rambut pirang dicat, bertubuh berisi, mengenakan bikini jala hitam. Ia tersenyum lebar sambil bergoyang di samping bintang film dewasa, atau berpura-pura melakukan seks oral dengan seorang penari pria setengah telanjang.

Anda pasti tahu lagu temanya, ya itu lagu rockabilly berjudul “Baby, Let Me Bang Your Box”. Anda juga pasti bisa mengingat kalimat khasnya seperti “Santai saja, buat dirimu nyaman” atau “Jangan lupa pakai kondom”. Wanita itu adalah Robin Byrd, sekarang berusia 71 tahun.

Ia dulunya bintang film dewasa yang menjadi selebriti lokal melalui acara televisi publiknya sendiri. Acara ini tayang dari tahun 1977 hingga 1980, dan masih ditayangkan ulang jika Anda berlangganan TV kabel jadul. Acara The Robin Byrd Show punya set berbentuk hati yang cukup ramai, dan iklan seks lewat telepon dari puluhan tahun lalu. Di acara itu, Robin mewawancarai bintang porno atau penari erotis, lalu mereka akan menari striptis dengan pengambilan gambar jarak dekat yang lamanya tidak masuk akal.

Robin biasanya menutup acara dengan menari mengikuti lagu tema. Seringkali ia memainkan bola payudara palsu yang besar. Acara ini biasanya dibuat dengan biaya murah dan penuh pesona. Robin memberi rekaman acara sebagai bayaran untuk tamunya, bukan uang.

HBO merilis film dokumenter tentang Robin Byrd. Film ini menunjukkan bahwa pengaruhnya jauh lebih besar. Dua pembuat film menyebut diri mereka penggemar berat Robin. Film dokumenter itu memuji robin sebagai ikon yang mendukung kebebasan seks, kemerdekaan bicara, dan komunitas LGBTQ. Ia juga menyuarakan pentingnya seks aman saat wabah HIV. Ia bahkan memimpin tuntutan hukum yang terkenal untuk melawan Time warner Cable yang sempat tak mau menayangkan tayangannya.

MEMBACA  Aplikasi Kencan Terbaik untuk Wanita di Tahun 2026, Telah Diuji Para Ahli

Film perbesar juga seperti syair cinta untuk masa pornografi analog.

Redaksi Wired sempat ngobrol dengan Robin langsung, tentang dokumentari itu, akan internet dewasa , karyanya demi perubahan sosial , teknik menarik—yakni cara dia maskkan emuci istri itu sa hingga beratap nak se …# a

Tinggalkan komentar