Kebanyakan saham saat ini tidak menawarkan dividen yang terlalu menarik. Hasil dividen (yield) dari S&P 500 saat ini mendekati rekor terendah, hanya sekitar 1%. Investor yang ingin mendapatkan hasil lebih tinggi biasanya harus mengambil lebih banyak risiko, termasuk kemungkinan lebih besar bahwa dividen akan dipotong.
Namun, masih ada beberapa pilihan investasi berisiko lebih rendah namun dengan hasil lebih tinggi, asal Anda tahu tempat mencarinya. Berikut adalah tiga perusahaan yang memiliki yield lebih dari 8%. Hasil yang tinggi ini bisa mengubah investasi sebesar Rp 15 juta (setara sekitar $1.000) menjadi sumber pendapatan pasif yang bisa bertahan selama hidup Anda.
Starwood Property Trust
Starwood Property Trust (NYSE: STWD) adalah sebuah REIT (Real Estate Investment Trust). Perusahaan seperti REIT diwajibkan untuk membagikan minimal 90% dari pendapatan kena pajak mereka kepada investor sesuai aturan IRS. Karena itu, kebanyakan REIT menawarkan yield yang lebih tinggi. Saat ini, yield Starwood sekitar 11,5%. Dengan tingkat itu, investasi $1.000 akan menghasilkan pendapatan dividen tahunan sebesar $115.
Setelah IPO pada tahun 2010, Starwood tidak pernah memotong dividennya. Bahkan, mereka sudah mempertahankan tingkat pembayaran yang sama sejak 2014. Salah satu kunci ketahanan dividen Starwood adalah diversifikasi mereka. REIT ini berinvestasi dalam pinjaman dengan jaminan properti komersial (52% portofolio), pinjaman infrastruktur (10%), pinjaman perumahan (8%), dan beberapa aset lainnya (10%). Starwood juga memiliki portofolio properti yang terus bertambah (20%).
Langkah diversifikasi terbaru Starwood adalah membeli platform properti sewa jangka panjang (net-lease) bernama Fundamental Income Properties tahun lalu seharga $2,2 miliar. Platform ini memiliki properti dengan kontrak sewa jangka panjang (rata-rata 17 tahun) dengan kenaikan sewa tahunan sekitar 2,2%. Platform ini akan memberi Starwood pendapatan yang stabil untuk mendukung dividennya yang tinggi.
Main Street Capital
Main Street Capital (NYSE: MAIN) adalah sebuah BDC (Business Development Company)。 Sama seperti REIT, BDC wajib membagikan minimal 90% dari pendapatan kena pajak mereka. Alhasil, mereka biasanya menawarkan yield yang tinggi juga.
Main Street memenuhi aturan ini dengan membayar dua jenis dividen. Yang pertama adalah dividen bulanan yang sudah ditetapkan pada tingkat yang aman. Hasilnya, Main Street tidak pernah memotong dividen bulanannya. Sebaliknya, pembayaran ini sudah naik 160% sejak IPO tahun 2007, termasuk naik selama 12 kuartal berturut-turut. Selain itu, Main Street juga membayar dividen tambahan secara periodik (setiap kuartal) untuk mencapai rasio pembayaran yang diwajibkan. Dividen tambahan ini sudah dibayarkan selama 19 kuartal berturut-turut. Jika dihitung secara tahunan dari total kedua pembayaran ini, yield Main Street lebih dari 8,5% dari harga saham saat ini.
BDC ini terutama berinvestasi dalam pinjaman kepada perusahaan swasta kecil. Pinjaman-pinjaman ini menghasilkan pendapatan bunga yang kemudian dibayarkan sebagai dividen. Selain itu, Main Street juga berinvestasi dalam bentuk saham (ekuitas) di beberapa perusahaan portofolio mereka, yang bisa memberikan pendapatan dividen tambahan dan potensi kenaikan nilai. Investasi ekuitas ini membantu pertumbuhan dividen Main Street dalam jangka panjang.
Western Midstream Partners
Western Midstream Partners (NYSE: WES) adalah sebuah MLP (Master Limited Partnership). Perusahaan-perusahaan seperti MLP ini biasanya memiliki yield dividen yang lebih tinggi karena mereka lebih banyak membagikan keuntungan dan juga karena proses pajak yang lebih rumit terkait formulir K-1.
MLP ini mengelola pipa minyak dan gas, pabrik pemrosesan, dan infrastruktur energi midstream lainnya. Aset-aset ini menghasilkan arus kas yang stabil karena didukung kontrak jangka panjang. Arus kas yang stabil inilah yang mendukung pembayaran distribusi Western Midstream yang yield-nya lebih dari 8,5%.
Perusahaan sudah menaikkan pembayarannya sebesar 184% sejak tahun 2021. Kenaikan ini terjadi setelah penurunan pembayaran pada tahun 2020 yang bertujuan memperkuat kondisi keuangan mereka. Ke depannya, Western Midstream berniat menaikkan distribusi mereka secara tahunan di kisaran rendah hingga menengah. Pendapatan yang diharapakn dari proyek ekspansi dan akuisisi akan membantu kenaikan itu. Tahun ini perusahaan berencana menghabiskan hingga $1 miliar untuk merawat dan memperluas usahanya, termasuk membangun jalur pipa baru dan pabrik pemrosesan gas dan setuju membeli Brazos Delaware untuk memperkuat infrastrukturnya.
Investasi berisiko lebih rendah dengan yield tinggi
Entitas seperti REIT, BDC, dan MLP umumnya menawarkan yield dividen yang lebih tinggi. Hal ini membuat mereka menarik bagi investor yang mencari pendapatan atau penghasilan pasif. Starwood Property, Main Street Capital, dan Western Midstream Partners punya rekam jejak yang baik dalam membayar dividen berkelanjutan, yag membuat mereka ideal jika ingin mengubah uang sebesar $1.000 menjadi aliran pendapatan pasif tahan lama.
[Bagian tentang The Motley Fool dan rekomendasi saham tambahan dihilangkan/dialog akhir asli dalam Bahasa Indonesia mengenai keberhasilan rekomendasi saham, kembali agar jelas dan seperti bagian asli]
"Apakah Anda harus membeli saham Main Street Capital sekarang?
Sebelum anda membeli saham Main Street Capital, pertimbangkan ini:
Tim analis The Motley Fool Stock Advisor baru saja mengidentifikasi saham terbaik yang mereka anggap pantas untuk dibeli investor… dan Main Street Capital tidak termasuk didalamnya.
Ini adalah informasi tujuan investasi pribadi yang tidak menyangkut bagian depan.
Berikut bagian referensi asli.
*Hasil ini membuat orang mau mendengarnya.