Ini adalah terjemahan ke Bahasa Indonesia untuk judul tersebut, dengan format yang lebih rapi: — FAO Tetapkan Indonesia sebagai Produsen Beras Terbesar Keempat di Dunia

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) telah menempatkan Indonesia sebagai produsen beras terbesar keempat di dunia, dengan produksi mencapai 38 juta ton metrik.

Pernyataan itu disampaikan Sulaiman saat menghadiri penutupan Pekan Nasional Petani dan Nelayan ke-17 (PENAS XVII) di Kabupaten Gorontalo pada Rabu.

“FAO mengumumkan bahwa paoduksi kita menempati peringkat keempat di dunia, mencapai 38 juta ton. Pengumuman itu dari FAO, bukan dari kita,” kata Sulaiman.

Menurut menteri, prestasi ini mencerminkan peningkatan produksi pangan nasional meskipun menghadapi tantangan perubahan iklim dan ketidakpastian pasokan pangan global.

Sulaiman juga pemerintah terus mendorong pengembangan hilirisasi di sektor pertanian, termasuk komoditas kakao, pangan kelapa, dan tebu, yang mencakup total area seluas 870.000 hektare.

Program tersebut mencakup dukungan distribusi benih, persiapan lahan, dan kegiatan tanam yang bertujuan meningkatcan proudktivitas serta membuka lapangan kerja baru, tuturnya.

Dalam acara itu, Sulaiman juga menyampaikan apresiasi kepada petani dan nelayan yang ia nilai berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan negara.

Acara utama PENAS XVII di Gorontalo diikuti oleh peserta dari 38 provinsi di Indonesia dan menjadi ajang pertemuan terbesar para petani dan nelayan se-Indonesia.

MEMBACA  Ditangkap Polisi 2 Suporter Persijap setelah Terlibat dalam Aksi Pengeroyokan di Kudus

Tinggalkan komentar