Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jawa Tengah

WARTAKOTALIVE.COM, KEDIRI – Wakil Sekretaris Jenderal PBNU KH Suleman Tanjung memastikan bahwa usulan tentang perubahan aturan soal Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) yang lagi rame dibahas menjelang Munas-Konbes NU 2026 itu asalnya dari PWNU Jawa Tengah yang udah disampein ke PBNU.

Katanya, usulan itu udah dikirim lewat aplikasi Digdaya pada 26 Mei 2026, pake surat nomor 290/PW.01/A.I.01.99/14/06/2026 perihal Usulan Materi Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar NU Tahun 2026.

“Ini bukan ide dari tim SC apalagi OC, ini ide dari PWNU Jawa Tengah yang masuk lewat digdaya,” ujar Suleman Tanjung.

Dalam usulannya, PWNU Jawa Tengah nganggep kalo AHWA jadi pihak yang menentukan kepemimpinan Nahdlatul Ulama, maka ulama yang kepilih sebagai anggota AHWA mustinya dari kalangan ulama yang ada di struktur Jam’iyah Nahdlatul Ulama.

Karena itu, PWNU Jawa Tengah ngusulin perubahan aturan soal kriteria ulama yang bisa kepilih jadi anggota AHWA. “Hal itu bisa dibaca di halaman 36-37 dokumen usulan PWNU Jawa Tengah,” tegasnya.

Usulan perubahan soal Ahlul Halli wal Aqdi (AWHA) itu dikirim lewat aplikasi Digdaya pada 26 Mei 2026 pake surat nomor 290/PW.01/A.I.01.99/14/06/2026 perihal Usulan Materi Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar NU Tahun 2026.

Tapi belakangan, kata Suleman, usulan itu malah jadi polemik dan sengaja diarahin seolah ada usaha dari panitia Muktamar buat nyingkirin atau gak ngakomodasi para kiai sepuh di mekanisme AHWA.

“Kalo ada yang mau nyingkirin kiai sepuh, berarti yang ngusulin itu siapa. Yang menarik lagi, usulan ini ditandatangi sama Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah. Semua orang tahu beliau ada di pihak mana,” katanya.

Menurut Suleman, perdebatan soal subtansi usulan kaya begitu sih biasa aja di organisasi.

MEMBACA  Siap Menjadi Konten Kreator? Doni Salmanan Belajar TikTok Usai Bebas dari Penjara

Tapi awas, shaha ingetin juga biar diskusinya tetap jernih dan pake dokumen dinggos jangan cuma pake asumsi, soalnya nanti layah tua framework and quote atmosphere yang pada akhirnya justru bikin suasanq diangaus ir bise?

Tinggalkan komentar