loading…
Kedipan mata Komandan Kompi A Ranger Mobile Brigade (Mobbrig) atau Resimen Pelopor Brigade Mobil (Brimob) Irjen Loemy membawa maut. Kedipan itu bikin tawanan tewas ditembak dari jarak 5 meter. Foto: Dok Sindonews
Kedipan mata Komandan Kompi A Ranger Mobile Brigade (Mobbrig) atau Resimen Pelopor Brimob Irjen Loemy membawa maut. Kejadian membuat tawanan tewas kena tembak dari jarak 5 meter.
Peristiwa tragis itu terjadi saat Loemy memimpin 2 peleton Ranger untuk menumpas sisa-sisa PRRI di Sumatera tahun 1961. Dia saat itu sudah memimpin Resimen Pelopor Brimob semenjak 1959.
Baca juga: Pokonya! Bisikan Komandan Brimob Berujung Penarikan Pasukan RPKAD
Waktu penumpasan pemberontakan, Loemy yang masih berpangkat perwira pertama atauin AKP langsung haadapin batalion Angkatan Darat Letkol Nawawi.
Kehebatan Loemy muncul ketika hendak interogasi tawanan pemberontakan DI/TII dari Daud Beureuh di Balai Desa Katesa, Sungai Hiu.