Daging Sapi Makin Mewah: Harga Rekor dan Tak Kunjung Turun

Jika kamu lewatin bagian daging sapi waktu belanja di supermarket, kamu gak sendirian. Daging sapi sekarang mulai terasa seperti barang mewah karena harganya terus tinggi, dan gak ada tanda-tanda bakal turun.

Daging sapi giling mencapai harga tertinggi $6.90 per pon di bulan April, hampir satu dolar lebih mahal dari tahun lalu, menurut data dari Bureau of Labor Statistics. Steak daging sapi, yang harganya rata-rata $12.80 per pon di bulan Mei, naik 16% dari tahun sebelumnya.

Harga sudah turun sedikit sejak April menurut BLS, tapi jangan harap daging giling balik ke $4 atau $5 per pon dalam waktu dekat. Dalam perkiraan terbaru, USDA memperkirakann harga daging sapi bakal naik 10.1% di tahun 2026, meskipun inflasi harga bisa bervariasi antara 2.8 sampai 18.3%.

Mudah untuk menyalahkan masalah pasokan sebagai alasan harga naik. Jumlah sapi potong ada di titik terendah dalam 75 tahun, menurut American Farm Bureau Federation, karena kekeringan berkepanjangan, suku bunga tinggi, dan biaya produksi yang meningkat. Per Januari, jumlah sapi turun 8.2 juta ekor atau 8.6% dari 2020, setahun sebelum kekeringan ekstrem mulai mengecilkan ukuran kawanan. Jumlah sapi diperkirakan bakal tetap rendah sampai setidaknya 2028, menurut Farm Bureau.

Tapi kontributor paling besar buat harga tinggi adalah permintaan yang terus meningkat dari konsumen Amerika, kata Glynn Tonsor, profesor ekonomi pertanian di Kansas State University.

"Daging lagi tren saat ini," kata Tonsor ke Fortune. Permintaan daging sapi yang naik bagian dari demam protein besar di AS belakangan ini, orang Amerika beralih ke makanan tinggi protein buat kesehatan. Pedoman diet federal baru merekomendasikan "prioritas protein" dan termasuk di setiap makanan.

MEMBACA  Saham Costco Melonjak, Namun Apakah Terlalu Dipaksakan?

Penawaran dan permintaan lebih tinggi adalah alasan utama harga naik, jelas Tonsor, yang mengelola Meat Demand Monitor, dataset dari Kansas State yang survei orang Amerika setiap bulan sejak Februari 2020.

Tingkat orang vegan atau vegetarian juga menurun. Tahun 2020, 14% orang Amerika bilang mereka vegan atau vegetarian. Tahun 2025, cuman 7% yang bilang vegan atau vegetarian, nandain minat makan daging naik.

"Permintaan konsumsi daging di AS naik dua tahuun terakir, dan itu narik harga ke atas," kata Tonsor. "Itu sebenarnya kekuatan harga yang lebih besar daripada masalah pasokan."

Meski sapi lebih sedikit, hasil daging sapi sama banyak untuk penuhi permintaan tinggi, karena setiap sapi hasilkan lebih daging. Dan kita produksin jumlah stabil denganimport dari Argentina dan Mexico, mencapi naik 11% pas pada.

Apa yang atau di dumaa bulan ke dep?

Harga protein mulai turun abal taunn ini sang pituv olat perning alat priduigsi lain pera elah in tafull. In do yraan harreg ba in ai pe mea di.

Au do harat en webt prtas nag bin we onoi.

Hali dam fu cu: ti or her, ex dan azi taule faf ini but mil prisa mil dan mam milk kor go nia bi diut pras.

Infas far frab mod prs os er fl ti exp i om.

Lak dat lam le freas ri h no potac etr ful.

Moh ant nom lat mag grasm bl are min ts turce der fi num n og cre.

Seals s is tan ban ver hi tot et pun oxy qu van sh an th pro b h thon on as was tak de anc mig re sent hred per veals pa the int o is n rais mon cor to mea ast nd li.

MEMBACA  Potensi Cuaca Ekstrem di Jateng dan Jatim, BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

S har del en pr dat cotin ve int ter int pric la da har cuce intas exc than mat h sta reln mon la tim is dol ter dis san dot dur fu is hum che ha que ar com ri.

A versions of dys toni t oh me to di bli shel b pr 12 ph das fi, meher r the emri gr tonp. janex mimi det asa.

Tinggalkan komentar