Tiga Proyek _Waste-to-Energy_ Raih Status Strategis Nasional Dorong Pengelolaan Sampah

Jakarta (ANTARA) – Penetapan tiga program pengembangan pembangkit listrik dari sampah atau waste-to-energy (WtE) sebagai proyek strategis nasional menunjukan keseriusan pemerintah dalam mengatasi masalah sampah Indonesia yang makin rumit, kata CEO Danantara Investment Management (DIM), Pandu Sjahrir.

“Dengan memberikan status proyek strategis nasional pada tiga pabrik ini, itu nunjukan komitmen pemerintah untuk solusi terintegrasi atas krisis sampah. Tujuannya buat ningkatin sistem manajemen sampah, ngurangin ketergantungan ke TPA, dan mengubah sampah jadi energi,” ujarnya dalam pernyataan tertulis pada Sabtu.

Sjahrir merujuk pada proyek WtE yang lagi dikembangin di Bekasi dan Bogor, Jawa Barat, serta di Denpasar, Bali. Masing-masing dikelola oleh pengembang yang beda. Peningakatan status ini berlaku setelah ada keputusan dari Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas.

Dia menekankan pengembangan WtE adalah langkah penting buat ngurangin beban berlebih TPA di berbagai daerah, dengan ancaman polusi, masalah kesehatan, dan emisi gas metan dari tempat pembuangan terbuka.

“Lewat Denera, kita semangat untuk bantu percepat ekosistem proyek WtE sebagai bagian dari solusi jangka panjang buat tantangan sampah di Indonesia,” katanya.

Dana kekayaan negara Indonesia, Danantara, udah bikin PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) sebagai anak usaha DIM yang tugasnya ngawasin proyek WtE.

Sjahrir negesin kalo Denera berpotensi jadi salah satu perusahaan WtE terbesar di dunia. Dia juga ngasih bocoran rencana buat listing* perusahaan itu di Bursa Efek Indonesia. Menurut dia, Langkah itu bakal jadi pendorong pertumbuhan.

Sementar itu, Direktur Investasi DIM sekaligus CEO Denera, Fadli Rahman, jelasin kalo para pengembang yang ngelola tiga proyek WTem udah lolos proses seleksi yang diselenggarain timnya.

Dia bilang, masing-masing pihak brtanggung jawab ngembangin proyek sesuai standar dan kebutuhan pemerintah.

Soal status strategis, Rahman ngeliat itu sebagai bukti kalo pengembangan WtE udah diakui sebagai prioritas nasional.

“Buat Denera, status ini bukan cuma percepat pembangunan di tiga lokasi, tapi juga jadi dasar buat ekspansi ke wilayah lain,” tutupnya.

MEMBACA  Siaran Langsung, Prediksi & Line-up PSBS vs Bali United: Pertarungan Seru Tim Tengah Klasemen

Tinggalkan komentar