Bitcoin (CRYPTO: $BTC) agak susah tahun ini, tapi penurunan terbarunya memang sempet nyentuh di bawah $60.000, itu gak terlalu ubah perasaan investor institusi. Menurut John D’Agostino, Kepala Strategi Institusi di Coinbase Global Inc. (NASDAQ: $COIN), banyak investor besar ngelihat penurunan ini sebagai kesempatan bagus buat beli lebih banyak.
Di wawancara sama CNBC, D’Agostino bilang family office sama dana kekayaan negara masih beli Bitcoin karena mereka rasa ini diskon menarik. Katanya, investor besar ini masih tetap tertarik, bahkan mungkin lbh suka aset ini di kisaran $65.000 dibanding pas harganya lagi tinggi.
Bitcoin baru aja nyentuh $59.200, turun sekitar 50% dari puncaknya Oktober 2025.
Lebih Lanjut dari Cryptoprowl:
Walau lagi lemah akhir-akhir ini, keyakinan institusi kelihatanya masih kuat. D’Agostino bilang eksposure ETF spot masih sekitar $100 miliar. Meskipun harga Bitcoin udah turun setengah, minat investor ritel cuma turun sekitar 15%. Itu cocok sama laporan Bernstein yang bilang ini siklus yang membosankan, tapi argumen Bitcoin sebagai penyimpan nilai masih berlaku.
Dia juga gak terlalu khawatir soal leverage, sebab investor besar biasanya punya cukup modal untuk hindari dipaksa keluar dari posisi mereka.
Perusahaan juga dukung pandangan itu. Strategy (NASDAQ: $MSTR) bilang mereka beli lagi 1.550 BTC baru-baru ini seharga $101 juta, lanjutin strategi treasury Bitcoin yang agresif.
Itu terjadi meskipun setelah penjualan kecil di akhir Mei yang dapet banyak perhatian. Pembelian Strategy yang terbaru memperkuat posisi mereka yang ngeliat Bitcoin sebagi investasi jangka panjang yang bagus.