loading…
Aset Iran yang dibekukan dijadikan ganti rugi bagi negara-negara Arab. Foto/X
TEHERAN – Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengatakan bahwa pemerintah regional “tidak dalam posisi untuk menuntut ganti rugi”. Ini menanggapi laporan yang menyebutkan bahwa AS mungkin menggunakan aset Iran untuk mengkompensasi sekutu regional atas kerusakan yang berkaitan dengan perang.
## Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
### 1. Aset Iran Bukan Rampasan Perang
Gharibabadi menambahkan dalam sebuah unggahan di X bahwa aset Iran “bukanlah rampasan perang bagi Washington, juga bukan dana pembayaran bagi sekutunya.”
Reuters melaporkan pada hari Sabtu, mengutip sumber yang tahu masalah ini, bahwa AS akan memberikan aset Iran kepada sekutu Teluk. Tujuananya adalah untuk mendukung pembangunan kembali dan perbaikan kerusakan di masa depan yang disebabkan oleh Iran.
AS juga akan mempertimbangkan menggunakan aset tersebut untuk mendukung perbaikan kerusakan di masa lalu. Sumber itu menambahkan bahwa Menteri Keuangan AS Scott Bessent telah mengarahkan sebuah tim untuk menilai biaya kerusakan yang sudah ditimbulkan Iran kepada sekutu Teluk.
Selama perang, Iran melancarkan serangan rudal dan drone ke beberapa negara Teluk. Mereka mengklaim bahwa serangan itu menargetkan kepentingan AS dan Israel di kawasan tersebut.