Siapa Tulsi Gabbard? Kepala Intelijen AS yang Pilih Mundur Demi Menemani Sang Suami, Saat Didiagnosis Kanker Tulang

Tulsi Gabbard mundur sebagai direktur intelijen AS karena suaminya mengidap kanker tulang. Foto/X

WASHINGTON – Tulsi Gabbard mengatakan pada hari Jumat bahwa ia mengundurkan diri sebagai direktur intelijensi nasional, setelah suaminya didiagnosis menderita kanker tulang yang langka.

Dalam surat kepada Presiden Trump, Gabbard menyatakan pengunduran dirinya akan berlaku efektif pada 30 Juni.

Siapa Tulsi Gabbard? Direktur Intelijen AS yang Rela Mundur demi Dampingi Suami yang Didiagnosis Kanker Tulang

1. Ingin Mendampingi Suaminya

“Suami saya, Abraham, baru-baru ini didiagnosis menderita kanker tulang yang sangat langka. Ia menghadapi tantangan besar dalam beberapa minggu dan bulan ke depan. Saat ini, saya harus mundur dari pelayanan publik untuk berada di sisinya dan mendukungnya sepenuhnya melalui perjuangan ini,” ujarnya, dilansir CBS.

“Saya tidak bisa dengan hati nurani yang baik memintanya untuk menghadapi perjuangan ini sendirian sementara saya terus bertahan di posisi yang sangat menuntut dan menyita waktu ini.”

Gabbard mengatakan suaminya telah menjadi “penopang” baginya selama 11 tahun pernikahan mereka, termasuk saat penugasan militer, kampanye politik, dan perannya di pemerintahan Trump.

“Kekuatan dan cintanya telah mendukung saya melalui setiap trantangan,” katanya, sambil menambahkan bahwa ia “sepenuhnya berkomitmen untuk memastikan transisi yang lancar dan menyeluruh dalam beberapa minggu ke depan.”

Trump memuji Gabbard dalam unggahan di Truth Social, mengatakan bahwa ia “telah melakukan pekerjaan yang luar biasa.” Ia menyebut Aaron Lukas, wakil Gabbard di Kantor Direktur Intelijen Nasional, akan menjabat sebagai direktur sementara.

2. Mundur di Tengah Ketegangan dengan Iran

Pengunduran diri Gabbard pertama kali dilaporkan oleh Fox News.

Gabbard adalah anggota Kabinet keempat yang meninggalkan pemerintahan tahun ini, menyusul kepergian Jaksa Agung Pam Bondi, Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem, dan Menteri Tenaga Kerja Lori Chavez-DeRemer.

MEMBACA  Mengapa Puput Novel Menyembunyikan Penyakit Kanker yang Didapatnya

Tinggalkan komentar