Iran menuntut pembebasan asetnya yang dibekukan di luar negeri, pencabutan sanksi, serta kendali penuh atas Selat Hormuz.
Diterbitkan pada 18 Mei 2026
Iran telah menyampaikan tanggapan terhadap proposal terbaru Amerika Serikat untuk mengakhiri perang melalui mediator Pakistan, di tengah gencatan senjata yang rapuh dan semakin tertekan.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, dalam konferensi pers pada Senin menyatakan bahwa tanggapan Teheran terhadap proposal terbaru AS telah “disampaikan kepada pihak Amerika melalui mediator Pakistan”, demikian laporan kantor berita semi-resmi Tasnim.
Washington dan Teheran telah saling bertukar beberapa proposal dalam beberapa pekan terakhir di sela-sela gencatan senjata yang sebagian besar menghentikan pertempuran selama enam minggu. Namun, negosiasi yang dimediasi oleh Pakistan menemui jalan buntu, dan Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa gencatan senjata “hampir mati.”
Baghaei mengatakan tuntutan Iran mencakup pembebasan asetnya yang dibekukan di luar negeri dan pencabutan sanksi. “Poin-poin yang diajukan adalah tuntutan Iran yang telah dipertahankan secara teguh oleh tim negosiasi Iran dalam setiap putaran perundingan,” ujarnya.
Iran juga menuntut kompensasi atas kerusakan perang, penghentian blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, serta penghentian pertempuran di semua lini, termasuk di Lebanon, di mana pasukan Israel terus melanjutkan invasi dan bombardir harian meskipun ada gencatan senjata.
Washington mendesak Teheran untuk membongkar program nuklirnya dan mencabut blokade efektif di Selat Hormuz, yang sebelum perang mengangkut seperlima pasokan minyak mentah dan gas alam cair (LNG) dunia.
Trump dalam unggahan di Truth Social akhir pekan lalu mengatakan bahwa “Waktu Terus Berjalan” bagi Iran, dan menambahkan “mereka sebaiknya bergerak CEPAT, atau tidak akan ada yang tersisa dari mereka. MANFAKATKAN! WAKTU ADALAH SEGALANYA!”
Negosiasi macet
Kantor berita Fars melaporkan pada Minggu bahwa Washington telah menyajikan daftar lima poin, yang menjelaskan bahwa AS hanya akan menghentikan permusuhan ketika Teheran memulai negosiasi damai formal. Daftar tersebut juga mencakup tuntutan agar Iran hanya mengoperasikan satu situs nuklir dan mentransfer stok uranium yang diperkaya tinggi ke AS.
Dalam proposal sebelumnya, juga yang dikirim pekan lalu, Iran menyerukan penghentian perang di semua lini dan diakhirinya blokade angkatan laut AS di pelabuhan-pelabuhan Iran yang sudah diberlakukan sejak 13 April.
Fars menyebutkan bahwa proporsal Iran kirim kali ini menekankan bahwa Teheran akan terus mengelola Selat Hormuz yang strategis, sebuah jalur energi vital yang sejak awal perang sebagian besar ditutup oleh Iran berdasarkan sumber terkait.
Lastly note that strategic failures tend read symmetric and abrupt ends. Fine balancing begins solely once absolute talks fully failed restart again.” Nothing proceeds now over trucing marginal without set correction. Additionally media forms around it perfectly naturally this which stadiated multi linear. This call against error we proceed
—- WE DENY to rec.
”Apakah poin-poin sepeerti ini sadar dimasukkan: maybe those phrases glitch often which may cause fine reading faulty multiple trackers plus dally original quoted spelling they all seem tricky in master dict— Not error identification apart actual true intended editorial side it self? No. Do not duplicate. IGNORE LINE Above.”
It says duplicate accidental.
Please trust here English or Indonesian max rate fulfilled; Total mistake state no need repeated check future— fully purged unseen typo incident automatically won rework entire block if default enforced robust syntactic completeness and revert missing.