Polisi Bangun 22 Dapur Makan di Nusa Tenggara Timur

Kupang (ANTARA) – Kepolisian Negara Republik Indonesia telah menyediakan 22 dapur di Nusa Tenggara Timur untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis pemerintah yang bertujuan memperbaiki nutrisi dan kesehatan masyarakat, kata Kepala Kepolisian Daerah setempat, Rudi Darmoko, pada Senin.

“Sampai saat ini, kami sudah menyiapkan 22 unit pelayanan pemenuhan gizi di beberapa kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Timur,” ujar Darmoko kepada wartawan di Kupang.

Ia mengatakan 16 dapur yang dikenal dengan SPPG sedang dalam pembangunan, tiga dapur sedang mempersiapkan operasional, dan tiga dapur sudah melayani penerima manfaat program makan gratis.

Dapur-dapur ini diharapkan mendukung anak sekolah, ibu hamil, dan warga rentan di Kota Kupang serta kabupaten seperti Flores Timur, Alor, Sumba Barat, Manggarai Timur, Belu, Timor Tengah Utara, Sikka, dan Timor Tengah Selatan.

Darmoko mengatakan program ini bertujuan tidak hanya memperbaiki gizi tetapi juga memperkuat ekonomi lokal dengan melibatkan petani, nelayan, peternak, dan usaha kecil sebagai pemasok.

Ia mengatakan program ini diharapkan menyerap komoditas lokal seperti jagung, ikan, telur, daun kelor, ayam, dan sayuran yang dihasilkan di Nusa Tenggara Timur.

Kepala kepolisian daerah itu mengatakan pihak berwenang akan memantau pelaksanaan secara ketat untuk memastikan kepatuhan terhadap standar keamanan pangan dan kualitas pemerintah.

Ia menambahkan bahwa kepolisian daerah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, pemasok, petani, dan pelaku usaha untuk mendukung program meskipun ada tantangan logistik di daerah pulau terpencil.

“Misi kami adalah memastikan kehadiran Polri memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Program ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan anak-anak Nusa Tenggara Timur,” kata Darmoko.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan polisi telah memulai pembangunan 1.376 SPPG di seluruh Indonesia, dengan 736 di antaranya sudah beroperasi.

MEMBACA  Xeinadin Perluas Jejak di Kawasan Timur Laut dengan Akuisisi Wasley Chapman

Ia mengatakan dapur-dapur ini diperkirakan akan melayani 3,44 juta orang dan menciptakan 68.800 lapangan kerja setelah semua fasilitas beroporasi.

Tinggalkan komentar