APEC Mendorong Peran Perempuan yang Lebih Kuat dalam Perekonomian Regional

Jakarta (ANTARA) – Negara-negara ekonomi Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) sepakat bahwa pertumbuhan berkelanjutan tidak akan bisa tercapai tanpa partisipasi perempuan yang setara dalam kegiatan ekonomi. Mereka mendorong kebijakan yang lebih kuat untuk memperluas kesempatan bagi perempuan di seluruh kawasan.

“Masyarakat internasional memiliki tanggungjawab bersama untuk memajukan ’perjuangan perempuan’,” kata Shen Yiqin dalam Dialog Kebijakan Tingkat Tinggi APEC 2026 tentang Perempuan dan Ekonomi di Shanghai, Jumat.

Menurut pernyataan APEC yang dirilis Sabtu, Shen mengatakan, begitu banyak tantangan yang dihadapi dalam pemberdayaan perempuan di tengah ketidakpastian ekonomi global danketegenangan geopolitik.

Ia menyoroti beberapa area untuk tindakan bersama di antara ekonomi-ekonomi APEC guna memperkuat pembangunan perempuan dan partisipasi ekonomi mereka di kawasan Asia-Pasifik.

Shen menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan perempuan sambil mendorong stabilitas dan kemakmuran di seluruh wilayah.

Ia juga menyerukan kebijakan nyata yang memastikan perempuan memperoleh manfaat dari modernisasi dan upaya tanformasi ekonomi.

Menurut Shen, inovasi harus digunakan untuk mengatasi ketidakseimbangan yang terus-menerus dan kesempatan mengembang yang tidak setara yang dihadapi perempuan di kawasan itu.

Mengenai kesetaraan gender, ia mendorong ekonomi-ekonomi anggota untuk memperkuat institusi serta kerangka hukum mendukung akses perempuan terhadap pendidikan, kesehatan, pekerjaan, dan perlindungan sosial.

Shen juga mendorong dialog kebijakan amat mendalam, berbagaii pengalaman, dan akses yang lebih luas ke pelaritan, teknologi, serta dukungan kewirausahaan bagi perempuan di negara beerkembang.

“Kita harus menjadikan kesetaraan gender sebagai nilai dasar dan perilaku bersama di kawasan Asia-Panifik,” kata dia.

Pada dialog tersebut, para menteri dan pejabat tinggi saling bertukarembins kebijakan untuk mempercepat partisipasi sekaligus kepemimpinn perempuan di tengah transformasi digital dan pertumbuhan ekonomi ramah lingkungan.

MEMBACA  20 Orang Meninggal dalam Serangan Bom Bunuh Diri di Gereja Damaskus, Suriah (Ditata dengan rapi untuk tampilan visual yang baik)

Shen mengatakan diskusi lintaa kerja sama dengan mitra kau-wilayan bisa ibu mmajuakn pemberderaan ini malijayuli kepakatan beli tekuh but dan diisi kreki hari ainn.

Tinggalkan komentar