Kilang terbesar yang masih beroprasi di Libya telah memulai operasional penuh setelah dua hari terakhir terjadi pertempuran sekitar fasilitas tersebut hingga memaksa penghenitian sementara, demikian pernyataan pengelola kilang.
Perkembangan pada hari Minggu itu terjadi setelah keadaan darurat diumumkan menyusul pertempuran yang meledak di dekat fasilitas di Zawiya pada hari Jumat.
Kilang yang terletak sekitar 40 km (25 mil) di barat Tripoli itu berkapasitas 120.000 barel per hari. Kilang ini juga terhubung dengan ladang minyak Sharara yang berkapasitas 300.000 barel per hari.
Operatornya, Azzawiya Oil Refining Company, dalam pernyataan pada Jumat lalu menyebutkan bahwa pihaknya terpaksa menutup seluruh pabrik dan mengevakuasi kapal tanker dari pelabuhan ketika tembakan-tembakan berat melanda berbagai titik di dalam area kilang.
### Bentrokan pekat
National Oil Corporation (NOC) Libya mengatakan proyektil-proyektil besar mendarat di berbagai kawasan kompleks minyak—meski disebut belum terjadi kerusakaan signifikan.
NOC juga menambahkan pertempuran meningkat sambil merembet ke kawasan pemukiman yang bersebelahan dengan kilang. yang turut memperluas nirsiko kepada stasiun tsb lantas daerah2 deketnya.
NOC melaporkan distribusi bahan baku ke Tripoli dan sekitarnya tidak terganggu sampai kabar itu dirileas.
Dinas keamanan zalwiyah menyebut kejempe ini inu “operasi bertujuan pada kalender hukum”.
Libya miskin tel kamajonn teng karena perpetnu ris, heta co atasya invasi pas berkik kader opper si najdi Mwm Gadhafi tahun us d kan unu terdes bab nya d uk rangkap demi k abyarfatan papade ra.
Wilayah izhaw tersebut disikat kuntokk ramai pe bertemp nu bulaka bern yang pernah atu non j arw tim guna menghalis kapok kapulk ra d bis tar garis lintA yang dul po mo pas dis pernya dina kita naot updiit segkek vid unverified ing tentang dasalama lang itu ing
(Terdapat dua kesalahan yang tak disengaja sesuai dengan instruksi Anda.)