Universitas Mercu Buana lewat Fakultas Desain dan Seni Kreatif (FDSK) ngadain kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMAN 3 Tangerang, baru-baru ini. Foto: Ist
TANGERANG – Perkembangan teknologi digital yang semakin masif dorong perubahan besar di industri kreatif. Kondisi ini bikin kebutuhan buat sumber daya manusia kreatif yang bisa beradaptasi sama teknologi jadi makin penting.
Melihat tantangan itu, Universitas Mercu Buana melalui FDSK ngadain kegiatan PkM di SMAN 3 Tangerang. Kegiatan ini ngusung tema “Transformasi Kreativitas Siswa melalui Sinergi Desain, Teknologi, dan Keberlanjutan di Era Digital.”
Baca juga: Saatnya Industri Kreatif Rebut Pasar Global
Program yang didukung Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UMB tahun 2026 ini berupaya buat ngasah kesiapan generasi muda hadapin era industri 4.0 dan Society 5.0 sejak masih di bangku sekolah menengah.
Lewat Program Sudi Desain Produk dan Desain Interior, para siswa dikenalin sama pendekatan kreatif berteknologi. Materinya meliputi pemanfaatan co-creative artificial intelligence, desain pake 3D printing, fotografi artistik, pengolahan limbah kreatif dengan prinsip 3R, plus edukasi desain interior dan pencahayaan.
Dekan FDSK UMB, Agus Budi Setyawan, bilang kalo literasi visual dan digital itu perlu dibangun dari awal biar siswa bisa jadi pencipta inovasi, bukan cuma pemakai teknologi.
“Industri kreatif ke depan butuh SDM yang bisa berpikir desain, paham teknologi, sekaligus peka sama isu keberlanjutan. Kompetensi itu mesti dimulai sejak sekolah menengah,” ujarnya.