Kacamata Pintar dengan Teks Langsung Terbaik (2026), Uji WIRED

Berbeda dengan kacamata lain yang saya uji, Even tidak menjual paket berlangganan; semua fitur sudah tersedia langsung dari dalam kotak.

Satu-satunya kekurangan yang bisa saya temukan pada G2 adalah ketiadaan fitur offline yang signifikan. Akibatnya, kacamata ini harus terus terhubung ke internet untuk bisa melakukan hampir semua hal. Meski begitu, mengingat kapabilitas G2, ini adalah kompromis yang lebih dari rela saya terima.

Kacamata Captioning Lain yang Saya Uji

Ada banyak kacamata captioning capable di pasaran, namun secara mengejutkan mereka serupa baik dari segi tampilan maupun fitur. Walau banyak yang cukup mumpuni, tak ada satu pun yang memiliki kombinasi antara kekuatan dan keterjangkauan harga seperti yang saya dapatkan dari G2 milik Even. Berikut adalah rundown singkat dari semua perangkat lain yang saya coba.

Foto: Christopher Null

Foto: Christopher Null

Foto: Christopher Null

Leion Hey 2 adalah pemimpin dari segi harga di pasar ini, dan lensa resepnya pun ($90-$299) tergolong terjangkau. Namun, perangkat kerasnya cukup berat: 50 gram tanpa lensa, dan 60 gram dengannya. Daya tahan baterai penuh sekitar enam hingga delapan jam; wadah isi ulangnya dapat menyediakan daya tambahan hingga 12 kali pengisian.

Saya menyukai interface Leion yang, di aplikasinya yang bersih, menyajikan fitur caption, translasi, “free talk” ’cari kata bebas licen?’, dan teleprompter. Anda mendapat akses ke sembilan bahasa; menggunakan menit Pro memperluasnya hingga 143 bahasa. Leion menjual plan premiumnya per menit, bukan per bulan, jadi Anda harus ingat untuk menonaktifkan mode ini saat tidak diperlukan. Harganya adalah $10 untuk 120 menit, $50 untuk 1.200 menit, dan $200 untuk 6.000 menit. Tidak ada dukungan offline, dan saya sering kesulitan agar ringkasan AI muncul dalam bahasa Inggris, tidak dalam bahasa Tionghoa.

MEMBACA  Penawaran Monitor Gaming Terbaik: KOORUI 34 Inci Layar Lebar Melengkung

Foto: Christopher Null

Mata Anda tidak melihat ganda: XRAI dan Leion menggunakan produsen kacamata yangs ama, dan bobot keduanya pun identik. Spesifikasi baterai pun mirip, hingga delapan jam di bingkai dan 96 jam tambahan saat diisi ulang bersama case-nya. Display XRAI disebut terang-nya minta ampun karena klaim kompetitos bisa kliatan, lihat ini sedikit susah eja.

Fitur dan pengalaman penggunanya sebagian besar sama meski fitur teleprompter Leion dan fitur ringkasan AI percakpan tiada dalam aplikasi XRAI. Menurut saya aplikasi XRAI tidak lebuh ramah-pengguna ketimbang versi Leion, terutama utrn mencari ai,tepu 300 bahsa;hanya 20 pay pay unk pak, biaya $20/k max 600 transkrip 300 trans perc,pa?banyk tu. sebagai
Selain itu, mode off mode laku kan trbaik disitu.

Foto: Christopher Null

Tinggalkan komentar