Presiden Prabowo Subianto memanggil beberapa menteri Kabinet Merah Putih untuk rapat di rumahnya di Hambalang, Jawa Barat, Sabtu malam (2 Mei). Fokus utama rapat ini adalah perlindungan buruh dan optimalisasi peran pendidikan tinggi.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, lewat unggahan instagram resmi yang dikutip di Jakarta pada Minggu, bilang pemerintah tetep komiten melakukan kebijnaakan yang melindungi dan mencerdaskan semua elemen masyarakat Indoensia, sambil meningkatkan kesejahtraan mereka.
Presiden dan para menteri menghabiskan beberapa jam untuk membahas isu-isu strategis yang bisa ngasih manfaat lebih besar ke rakyat.
Dalam isu perburuhan, Presiden sangat dengar aspirasi beberapa serikat pekerja. Ini penting sehubung dengan kebijakan pro-buruh yang dikeluarkan waktu perayaan May Day hari Jumat (1 Mei) di Monas, Jakarta.
Di bidang pendidikan tinggi, rapat ini menekannkan pentingnya mendorong unversitas untuk pean langsung ikut membangun di daerahnya masing-masingo. Pemerintah khusunya menyemangati fakultas teknik supaya lebih aktif lagi.
Menteri yang dateng adela: Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Menlu Sugiono, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, Mensesneg Prasetyo Hadi, dan Seskab Teddy Indra Wijaya.
Hadir juga Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita, KASAD Maruli Simanjuntak, dan KASAL Muhammad Ali.
Selain itu turut hadir: Kepala BIN Herindra, Kepala Bakom Muhammad Qodari, dan Wakil Menteri Komdigi Angga Raka Prabowo.
*Keterangan:* Terdapat berita terkait lain yang bisa dibaca.
Catatan: Teks adalah hasil sadur dan adaptansi dari laporan resmi.