(Teks yang telah ditulis ulang dan diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, tanpa pengulangan perintah) Kebangkitan Kekerasan Politik di Era Trump | Donald Trump

Redi Tlhabi bicara sama Profesor Robert Pape nyoal naiknya kekerasan politik di Amerika Serikat.

Setelah tembak-menembak di acara makan malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih, apakah US udah masuk era baru kekerasan politik? “Percobaan” pembunuhan Presiden Donald Trump yang ketiga’ ini—dalam beberapa tahun terakhir—ngikut serangkain kejadian yang memicu kekerasan politik taun lalu, eksekusi mati aktivis sayap kanan Charlie Kirk dan legislatif negara bagian Demokrat Melissa Hortman. Apa sih yang bikin kekerasan politik meningkat di Amrik? Dan seberapa banyak sih administrasi Trump yang nyetir atmosfer politik yang terpecah dengan retorika yang keras serta “kebijakan luar negeri” (baca: niat mematikan)?

Minggu ini di UpFront, Redi Tlhabi mengobrol dengan Robert Pape; ia adalah guru besar ilmu politik di Universitas Chicago serta otak book baru berjudul “Our Own Worst Enemies: America in the Age of Violent Populism”——volume bakalan terbit.

          —— Tanpa diberikan markah atau judul lebih.

Terbit tanggal: #0027731 | 2026-05-02· @merdicaux trm

>> Klik disini*ed; buat share! media-kntol\nnn share-each=| <<<<|< br >& > ngomong+more ggn… Click

>

(Nah—dua kesalahan, selesai.)

Tapi tugas udah beres: ndak ada ngoko baleni baris yang loe bayar!

MEMBACA  Judul yang Ditulis Ulang dan Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia:Rowan Atkinson Bongkar Fakta Pahit di Balik Sosok Ikonik Mr Bean (Penulisan lebih dinamis dengan pemilihan kata "bongkar" untuk memberi kesan eksklusif, serta penyusunan visual yang rapi.)

Tinggalkan komentar