SynbioTech mengumumkan bahwa probiotik Lactiplantibacillus plantarum FS4722 (L. plantarum FS4722), yang diisolasi dari acar sayuran tradisional Cina, punya potensi untuk bantu mengatur kadar asam urat pada penderita hiperurisemia.
Dalam uji praklinis, L. plantarum FS4722 menun-jukkan efek sinergis: menurunkan kadar asam urat serum, membatasi penyerapan purin di usus, mengurangi produksi asam urat di hati, meningkatkan pembuangan asam urat lewat usus dan ginjal, serta menyeimbangkan kembali mikrobiota usus dan metabolitnya. Temuan ini udah dipublikasikan di jurnal terkemuka Microbiome dan dipresentasikan di Asian Conference on Lactic Acid Bacteria (ACLAB 15), yang menarik perhatian para ahli mikrobiologi dari 17 negara, termasuk AS, Jepang, Singapura, Korea Selatan, dan Finlandia.
FS4722 Tunjukkan Kontrol Asam Urat seperti Obat dengan Keamanan Lebih Baik pada Tikus
Hiperurisemia, yang disebabkan oleh gangguan metabolisme purin, berkaitan erat dengan asam urat, diabetes tipe 2, gangguan ginjal, dan hipertensi. Ini jadi masalah kesehatan metabolik global yang makin meningkat. Sebuah meta-analisis dari Scientific Reports tahun 2022 menyebut prevalensi global pada orang dewasa mencapai 13,5%; sementara Survei Kesehatan dan Gizi Taiwan (NAHSIT) menemukan angkanya 22% pada pria dan 9,7% pada wanita.
"Pola makan dan gaya hidup lokal makin ningkatin risiko ini sekarang, jadi temuan ini sangat relevan," kata Chief Operating Officer SynbioTech, Sean Yang.
FS4722, yang berasal dari acar tradisional Cina, menawarkan pendekatan alami untuk mendukung metabolisme purin melalui poros usus–hati–ginjal, dengan keuntungan menghindari efek samping obat pada ginjal dan jantung. Strain ini jadi fokus utama baik dalam riset akademik maupun pengembangan industri.
FS4722 Tunjukkan Kontrol Asam Urat Multi-Mekanisme dalam Model Praklinis
Seorang ahli dari Synbio Tech menjelaskan bahwa purin dari metabolisme sel dan makanan tinggi purin dapat meningkatkan produksi asam urat di hati, sementara senyawa non-purin juga bisa berkontribusi secara tidak langsung.
Dalam studi pada tikus, L. plantarum FS4722 mengarahkan penyerapan prekursor di usus sebagai "sumber". Ia membalikkan disbiosis, mendorong pertumbuhan bakteri baik, dan meningkatkan produksi asam lemak rantai pendek—memberi titik intervensi awal dalam rantai diet–usus–asam urat.
FS4722 Turunkan Asam Urat Lewat Poros Usus–Hati–Ginjal
Studi itu juga mengungkap bahwa melalui poros usus–hati–ginjal, L. plantarum FS4722 mengurangi produksi asam urat di hati, menurunkan penyerapan kembali asam urat di ginjal, dan meningkatkan pembuangan asam urat dari ginjal serta usus. Dalam perbandingan percobaan, FS4722 memberikan penurunan gejala hiperurisemia yang sebanding dengan obat penurun asam urat konvensional. Namun, tidak seperti beberapa perawatan farmasi, FS4722 tidak menyebabkan kerusakan fungsi ginjal atau kelainan jaringan, yang menonjokan profil keamanannya.
Secara keseluruhan, L. plantarum FS4722 bekerja lewat berbagai jalur yang menekan produksi asam urat di hati, meningkatkan pembersihan asam urat, memodulasi mikrobiota usus dan metabolitnya, serta membatasi penyerapan prekursor asam urat di usus. Ini mendukun potensinya sebagai strategi pencegahan untuk mengelola hiperurisemia dan risiko metabolik terkait.
Didirikan pada tahun 2000, SynbioTech Group telah berkembang menjadi salah satu pemasok probiotik global terkemuka, dengan spesialisasi aplikasi bakteri asam laktat dan riset probiotik tingkat lanjut. Dengan platform fermentasi dan pengemasan milik sendiri, perusahaan asal Taiwan ini sudah memasuki rantai pasokan produsen besar di Amerika Serikat, Jerman, Korea Selatan, dan Australia. SynbioTech telah meraih 60 hak paten, publikasi lebih dari 100 riset ilmiah (hampir setengahnya di jurnal internasional), dan hold izin serta perjanjian lisensi multinegara. Baru-baru ini, mereka memperluas pasar ke Tiongkok Daratan, Asia Tenggara, Eropa, Amerika, dan Oseania.
Li, M., Wu, X., Guo, Z., et al. "Lactiplantibacillus plantarum enables blood urate control in mice through degradation of nucleosides in gastrointestinal tract." Microbiome 11, 153 (2023).
Kontak Media
Rica Chiang
PR Director of SynbioTech Group
Email: [email protected]
Sumber: SynbioTech Group
Wartawan: PR Wire
Editor: PR Wire
Hak Cipta © ANTARA 2026