Apakah China Pemenang Perang Iran atau Justru Hadapi Risiko Ekonomi?

Perekonomian Tiongkok melampaui ekspektasi meskipun terjadi perang Iran, namun permintaan lemah dan risiko struktural masih tetap ada.

Ekonomi Tiongkok memulai tahun ini dengan langkah yang kuat, bahkan ketika konflik antara AS, Israel, dan Iran mengganggu pasar energi global.

Pertumbuhannya mencapai 5 persen pada kuartal pertama, mengungguli perkiraan.

Akan tetapi, di balik angka-angka utama, situasinya lebih kompleks.

Konsumsi domestik yang lesu, sektor properti yang berjuang, dan populasi yang menyusut masih membebani perekonomian.

Meski demikian, Beijing justru semakin gencar — berinvestasi besar-besaran di industri teknologi tinggi dan energi hijau, di mana mereka telah mendominasi rantai pasok global.

Dan seiring perang Iran membentuk ulang aliran energi, Tiongkok mungkin lebih terlindungi dibandingkan kebanyakan negara lain.

Diterbitkan Pada 22 Apr 2026

Klik di sini untuk membagikan di media sosial

Tambahkan Al Jazeera di Google

MEMBACA  Dua Bugatti Tertabrak dengan Cara Paling Bodoh dan Truk Sampah Miskin Membayar Harganya

Tinggalkan komentar