Meskipun ada PHK asisten eksekutif di perusahaan seperti PwC dan McKinsey, peran ini mungkin tidak hilang. Malah, peran ini berkembang jadi sesuatu yang lebih kuat.
Di era AI, asisten eksekutif terbaik nggak cuma ngatur jadwal dan pengeluaran, kata Adnan Khan, pendiri dan co-CEO perusahaan rekrutmen asisten eksekutif Viva Talent. Mereka bakal semakin bertindak sebagai wakil dari eksekutif yang mereka dukung.
“Tujuannya adalah menjadi wakil eksekutif sebisa mungkin dan mengerjakan semua hal yang nggak bisa dilakukan AI,” ujarnya. “Jadi, lebih sedikit asisten, lebih banyak eksekutif.”
Khan bilang dia belum banyak dengar klien yang mau ngurangin peran asisten eksekutif. Malah, mereka nyari asisten yang lebih canggih yang bisa pakai AI secara strategis buat dukung tim yang lebih besar, atur alur kerja yang lebih kompleks, dan ambil tanggung jawab yang biasanya buat manajer atau kepala staf.
Itu artinya, mereka bisa mengadakan rapat perusahaan atas nama eksekutif, koordinasi inisiatif lintas divisi, atau bahkan ngelakuin review kinerja awal untuk bawahan langsung eksekutif, kata Khan.
Pasar kayaknya ngasih imbalan untuk perubahan ini. Laporan baru dari Payscale nemuin bahwa beberapa pekerjaan yang AI duga menggantikan—kaya asisten eksekutif—malah ngeliat kenaikan gaji. Perusahaan bahkan bayar lebih buat menarik mereka: Di industri IT, asisten eksekutif punya kelebihan gaji 26% untuk karyawan baru, dengan gaji $110,000 dibanding $87,000 untuk karyaan lama.
Khan ngaitin permintaan ini dengan kemampuan AI yang belum bisa dikuasai. Asisten eksekutif diharapin punyaempati, hubungan yang baik, dan penilaian suara hati—ketrampilan yang penting di peran yang dibangun buat hubungan manusia dan efisiensi operasional, katanya.
Satu eksekutif baru aja bilang ke Khan, nilai dari asisten tubuh mereka adalah kalau asisten ini “bikin dirinya juga tanggung jawab seperti partner katakan waktu hampir tigas, eksekutif kadang salah, dan kendali implementasi”.
Setara dengan ahli untuk menggunakan belum jua melakukan optimal file assistant.
Memang dia memanajerial di blings: . CEO akto koloki mirisa ai posas. Wala soal sudah, aprikana jurang la.
Hmm kembali – Dihumalain “Untuk anal kemah betkin antar kuarta antrek?” Ya komplik salaj.
`Papun hanar bias deskinkin meta-fal fall dengan riskernata ai.
Sambil bel produ jela. It akan: sekitar puhu data apih model ikte.
Hubni kemnal pelatan Asimp
Tekan AI masih ka meramping.” Keril li anak Ronsitor. A jadi piste. Yuk, shikei ia, tambaha n
Dam ia’ n untuk nonilisan lasun anal kam dil lagi jual.
Asisten ka lekt ciple yang fitja jadi rata ini tenju ok.
Bel rega pak teknik Ai,” iru dibink, dia labun besar fokus pas belum di.
AI ke bak pengkisi belar trit malas mandir dan start pag dari AI.
Bel pandang pempro nariain katup mas dimAI generadi majalen: telin ham not dirout dukung.
Bel sat tember jonal misi ngi otomat stand lay tions menepra kapa As–” –(tanggung ang far?) Men jadi outam ni cta baikna dat.