Dua Cadangan Gas Ditemukan di Kaltim, Anggota DPR: Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Selasa, 21 April 2026 – 21:29 WIB

Jakarta, VIVA – Anggota Komisi XII DPR RI, Rusli Habibie, menyampaikan apresiasinya atas capaian pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama SKK Migas dan kontraktor kontrak kerja sama. Hal ini terkait penemuan dua cadangan gas besar di wilayah Kalimantan Timur, yaitu pada struktur Geliga dan Gula di Blok Ganal.

Rusli menilai, dua temuan tersebut merupakan capaian strategis yang menunjukkan keberhasilan pendekatan eksplorasi hulu migas. Pendekatan ini semakin berbasis data serta didukung perbaikan iklim investasi di sektor energi.

“Kami mengapresiasi capaian ini sebagai hasil dari konsistensi kebijakan eksplorasi dan penguatan tata kelola sektor hulu migas. Ini menjadi sinyal positif bahwa potensi cekungan Kutai masih sangat prospektif dan menyimpan peluang besar untuk dikembangkan,” ujar Rusli dalam keterangan tertulis, Selasa, 21 April 2026.

Ia menjelaskan, berdasarkan paparan pemerintah, akumulasi potensi dari dua temuan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 7 TCF gas. Temuan ini juga memiliki tambahan potensi kondensat yang signifikan dan bernilai ekonomi tinggi.

“Secara teknokratis, tambahan cadangan dalam skala ini akan berkontribusi terhadap peningkatan reserve replacement ratio (RRR) nasional. Hal ini juga akan memperkuat proyeksi pasokan gas domestik dalam jangka menengah,” jelasnya.

Menurutnya, temuan ini relevan dalam menjawab tantangan keterbatasan pasokan gas domestik. Khususnya untuk mendukung kebutuhan industri, kelistrikan berbasis gas, serta agenda hilirisasi yang tengah didorong pemerintah.

“Kita perlu memastikan bahwa gas yang ditemukan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kebutuhan dalam negeri. Tujuannya agar memberikan multiplier effect yang nyata bagi perekonomian nasional,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mendorong percepatan tahapan pengembangan lapangan. Mulai dari penyusunan plan of development (PoD) hingga pengambilan final investment decision (FID). Hal ini perlu didukung kepastian regulasi, skema fiskal yang kompetitif, serta integrasi infrastruktur energi untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

MEMBACA  Penguatan Jaminan Sosial oleh Pemerintah

Tinggalkan komentar