Partisipasi Iran di Piala Dunia Bergantung pada Keamanan Tim di AS: Menteri

Tim nasional Iran tengah mempersiapkan diri untuk Piala Dunia FIFA, namun kemungkinan tidak akan berangkat ke turnamen tersebut, ujar Menteri Olahraga Donyamali.

Dipublikasikan Pada 21 Apr 202621 Apr 2026

Tim sepak bola Iran sedang mempersiapkan diri untuk Piala Dunia, namun keputusan akhir mengenai partisipasinya dalam turnamen akan ditetapkan oleh pemerintah, demikian pernyataan menteri olahraga negara tersebut.

“Jika keamanan para pemain tim nasional di Amerika Serikat terjamin, kami akan berangkat ke Piala Dunia,” ujar Menteri Pemuda dan Olahraga Iran Ahmad Donyamali seperti dikutip oleh agensi berita Tasnim Iran pada Kamis.

Rekomendasi Cerita

“Keputusan akan dibuat oleh pemerintah dan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi,” tambahnya.

Team Melli dijadwalkan memainkan seluruh pertandingan Piala Dunia mereka di AS, salah satu dari tiga negara tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko, namun partisipasi mereka diragukan sejak perang AS-Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari.

Keraguan seputar keikutsertaan Iran dalam turnamen ini masih ada seiring gencatan senjata rapuh yang dimediasi Pakistan antara Teheran dan Washington mendekati batas waktu pada Kamis.

Donyamali, dalam percakapan dengan media Iran, menegaskan bahwa tim akan terus berlatih untuk Piala Dunia terlepas dari ketegangan geopolitik yang berlangsung.

“Tim nasional mungkin tidak jadi pergi ke Piala Dunia, tetapi jika kita akan berpartisipasi, kita harus siap,” katanya.

Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) bulan lalu meminta FIFA untuk memindahkan pertandingan mereka keluar dari AS, namun badan pengatur olahraga tersebut menyatakan semua jadwal Piala Dunia akan berlangsung sesuai rencana, menepis kemungkinan Meksiko menjadi tuan rumah bagi tim Iran, dengan menyebut kendala logistik.

Pada Rabu, Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan dirinya “yakin” bahwa Iran akan tampil di Piala Dunia meskipun sebelumnya Presiden AS Donald Trump berkomentar bahwa “tidak akan tepat” bagi mereka untuk berpartisipasi.

MEMBACA  Mayat Terus Berjatuhan

“Tim Sepak Bola Nasional Iran dipersilakan ke Piala Dunia, namun saya sungguh percaya tidaklah tepat kehadiran mereka di sana, untuk keselamatan dan nyawa mereka sendiri,” tulis Trump dalam sebuah unggahan media sosial bulan lalu.

Pimpinan FIFA, yang memiliki hubungan dekat dengan Presiden Trump, berkata, “Iran harus datang” ke turnamen tersebut meskipun gencatan senjata yang rapuh hampir mencapai batas waktunya pada 22 April.

“Kami berharap pada saat itu, tentu saja, situasinya akan menjadi situasi yang damai,” ujar Infantino mengenai perang AS-Israel terhadap Iran. “Seperti yang saya katakan, hal itu pasti akan membantu. Tapi Iran harus datang. Tentu, mereka mewakili rakyatnya. Mereka telah lolos kualifikasi. Para pemain ingin bermain.”

Menteri Donyamali berulang kali mengaitkan partisipasi Iran dengan jaminan keamanan bagi para pemain, serta perang yang masih berlangsung. Ia mengatakan kepada media lokal bahwa FFIRI akan mendirikan kamp pelatihan bagi skuad jika tim mendapatkan lampu hijau dari pemerintah.

“Kita harus siap, tapi mungkin keputusannya adalah untuk tidak pergi, dan jika kita akan pergi, kita harus siap untuk hadir dengan kuat,” ujarnya.

“Tugas kita dari sudut pandang profesional adalah melaksanakan pekerjaan dan persiapan.”

Dia mengonfirmasi bahwa kamp pelatihan Piala Dunia skuad Iran akan dimulai pada 10 Mei dan berlangsung selama lebih dari seminggu.

Iran memainkan dua laga persahabatan internasional di Turkiye bulan lalu dengan pengamanan ketat dan akses media yang terbatas.

Team Melli dijadwalkan membuka pertandingan melawan Selandia Baru pada 15 Juni, lalu menghadapi Belgia pada 21 Juni, dengan kedua pertandingan ⁠⁠di Los Angeles. Pada 26 Juni, Iran akan bermain melawan Mesir ⁠⁠di Seattle.

MEMBACA  IAEA Desak Iran Izinkan Inspeksi, Soroti Situs Isfahan

Seandainya mereka melaju ke babak gugur, sisa pertandingan Iran juga akan diselenggarakan di AS.

Tinggalkan komentar