Kebiasaan murid merokok di bilik kamar mandi lalu menyiram puntung rokoknya agar tak ketahuan merupakan klise abad ke-20. Namun, versi abad ke-21 ini menimbulkan masalah serius bagi sebuah sekolah di Maryland. Vape plastik tidak mudah hanyut seperti tembakau yang dibungkus kertas.
Setidaknya empat toilet telah rusak dalam sebulan terakhir setelah siswa menyiram vape di Bel Air High School, Harford County, menurut laporan dari afiliasi CBS, WJZ. Setiap penggantian toilet dikabarkan menelan biaya $200 bagi sekolah. Beberapa toilet hanya diperbaiki alih-alih dibeli baru.
Menurut WJZ, pernah suatu ketika setiap kamar mandi di sekolah tersebut memiliki toilet yang tidak berfungsi karena seseorang menyiram vape ke dalamnya. Sekarang, sekolah berencana memindai siswa dengan *detektor logam* guna menemukan perangkat vape.
“Mengingat frekuensi dan tingkat keparahan masalah ini, Petugas Keamanan Sekolah mulai menggunakan detektor logam untuk memindai perangkat vape pada siswa sebagai langkah sementara guna mengatasi masalah yang semakin meningkat ini,” demikian pernyataan distrik sekolah Harford County kepada CBS.
Vaping melampaui produk tembakau dan kanabis yang dibakar di akhir tahun 2010-an, meski rokok konvensional masih sedikit lebih populer di kalangan dewasa Amerika. Namun, vaping justru lebih digemari anak-anak.
Angka penggunaan tembakau di kalangan remaja mendekati titik terendah sejarah: hanya 10,1% siswa SMA menggunakan produk tembakau apa pun, dan 7,8% menggunakan rokok elektrik untuk tembakau, menurut Survei Tembakau Nasional Remaja 2024 oleh CDC. Studi tahunan yang dimulai sejak 1999 ini dihentikan oleh rezim Trump pada 2025.
Salah satu daya tarik beralih dari produk tembakau bakar seperti rokok ke produk vaping adalah anggapan bahwa vaping lebih sehat. Meski secara teori lebih baik dalam kerangka pengurangan dampak buruk, vaping membawa masalahnya sendiri. Sebuah studi baru dari Australia menemukan bahwa rokok elektrik dapat menyebabkan kanker.
“Rokok elektrik berbasis nikotin kemungkinan bersifat karsinogenik bagi penggunanya, menimbulkan beban kanker mulut dan paru-paru yang belum dapat ditentukan,” ungkap sebuah makalah yang diterbitkan Senin lalu dalam jurnal Carcinogenesis.
Di luar masalah kesehatan, sungguh tidak bijaksana menyiram benda-benda yang tidak dimaksudkan untuk dibuang ke toilet. Tisu dewasa, misalnya, yang kadang dipasarkan sebagai “dude wipes” dan diklaim dapat disiram, justru dapat mengacaukan sistem saluran pembuangan kota. Lebih baik tetap menggunakan tisu toilet dan menghindari menyiram *dude wipes* maupun vape.