Indonesia dan JICA Perkuat Kemitraan Kehutanan untuk Dukung Aksi Iklim

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Kehutanan Indonesia memperkuat kemitraannya dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk mendorong inisiatif kehutanan yang lebih inovatif dan berdampak.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan dalam pernyataannya pada Senin bahwa langkah ini mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Jepang.

“Kedua pihak telah sepakat untuk memperkuat kerja sama strategis di sektor kehutanan, khususnya dalam mendukung agenda mitigasi perubahan iklim, rehabilitasi lahan terdegradasi, dan pengelolaan kawasan konservasi kelas dunia,” ujarnya.

Kesepakatan ini dicapai selama pertemuan antara Menteri Antoni dan Wakil Presiden Senior JICA Yoshifumi Yoshikawa di Tokyo, Jepang, pada hari Senin.

“Pertemuan berlangsung sangat konstruktif. Kedua belah pihak menegaskan kembali komitmen untuk memperluas kolaborasi yang ada sembari mengeksplorasi peluang kerjasama baru yang lebih inovatif dan berdampak,” kata dia.

Dalam pertemuan tersebut, menteri menyoroti komitmen kuat pemerintah dalam mitigasi perubahan iklim dan mempercepat rehabilitasi lahan terdegradasi untuk keberlanjutan lingkungan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Indonesia juga memaparkan visi besarnya untuk mengembangkan kawasan konservasinya menjadi taman nasional kelas dunia yang unggul tidak hanya dalam perlindungan keanekaragaman hayati, tetapi juga dalam tata kelola, praktik terbaik ekowisata, dan kontribusi terhadap ekonomi lokal maupun global.

“Kementerian Kehutanan mengundang JICA untuk bersama kami memperkuat inisiatif Pusat Mangrove Dunia sebagai jembatan bagi upaya global dalam rehabilitasi, penelitian, pendidikan, dan inovasi mangrove,” ucap menteri.

Dia menyampaikan harapan agar inisiatif ini dapat menjadi tolok ukur internasional untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim berbasis alam.

Dia menambahkan bahwa JICA menyambut baik inisiatif-inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk terus mendukung Indonesia melalui kerjasama teknis, pendanaan, serta pertukaran pengetahuan dan teknologi.

MEMBACA  Pemerintah AS dalam Pembicaraan untuk Ambil Saham Intel: Laporan | Berita Teknologi

“Dukungan JICA secara konsisten telah memberikan kontribusi nyata bagi berbagai program kehutanan di Indonesia, termasuk pengelolaan sumber daya hutan berkelanjutan dan pengembangan kapasitas kelembagaan,” kata Antoni.

Menteri lebih lanjut mengatakan bahwa pertemuan pada Senin itu menjadi peluang strategis untuk memperkuat kemitraan kehutanan Indonesia-Jepang, serta menggarisbawahi peran strategis kerja sama internasional dalam mengatasi tantangan global terkait perubahan iklim dan degradasi lingkungan.

Berita terkait: Prabowo eyes trade, technology, forestry ties through Japan visit

Berita terkait: Indonesia calls for stronger forest management at Nairobi FCLP meeting

Penerjemah: Arnidhya Nur, Raka Adji
Editor: M Razi Rahman
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar