Jelas, para kreator For All Mankind tidak akan membocorkan apa pun. Mereka tidak akan membuat finale yang misterius, berpotensi mengubah permainan, lalu hanya menjelaskan semuanya lewat wawancara. Mereka ingin Anda kembali untuk musim keenam dan terakhir. Dan kami akan melakukannya.
Itu tidak berarti, tentu saja, mereka tak punya komentar apa-apa. Dan, dalam wawancara baru, showrunner Ben Nedivi dan Matt Wolpert membahas semua momen bomastis di finale musim kelima dan bagaimana semuanya akan berperan di musim enam. Tanpa mengungkap detail spesifik, tentu saja.
Jika Anda belum selesai musim lima *For All Mankind*, awas spoiler.
Dalam wawancara bagus dengan Collider, Nedivi dan Wolpert menjawab semua pertanyaan membara kita. Kenapa harus membunuh Kelly? Apa yang ia lihat? Apa arti kapal Rusia itu? Seberapa penting alien nanti tahun depan tahun depan? Anda bisa baca wawancara lengkapnya di tautan itu, tapi berikut beberapa poin terbaiknya.
Dimulai dari Kelly, Nedivi dan Wolpert mengungkapkan bahwa meskipun mereka tahu akan membunuh ayahnya, Ed, di awal musim, baru sedikit kemudian mereka sadar Kelly juga harus pergi. Sebagian, itu karena wanita itu—*actually* ia tak pernah mengungkap alasan sebenarnya mereka ada di Titan:Ia melanggar perintah, sebuah kebenaran yang tidak pernah diketahui kaptennya, Walt. “Saya pikir itulah yang terasa dalam finale ketika ia berkata harus dirinya, bukan hanya karena alasan yang ia beri soal keluarga Walt & Alex yang telah dewasa pada titik itu, tetapi juga karena alasan besar mengapa kita ada di planet itu adalah sesuatu yang dia lalukan di kapal,” ujar Nedivi. “Jadi, adalah satu hal yang tak dia utarakan dimana bagi kita menjadi salah satu justifikasi bahwa pengorbanan ini masuk akal. Yang tidak berarti hal ini easy dalam segi penulisan drama, mengingat kami sangat dekat dengan karakter ini dan aktris itu selama ini.”
Mengenai dia berjalan ke danau metana dan melihat mahkluk—makhluk ia sangkakani bisa ditemukan, tampaknya tidak ada implikasi besar lain di sana selain merupakan wajar yang pas baginya uemtuk pamitan—“Itu agak kami temukan diruang menulisnya, saat kami pernah , lantaran /agar T™TM jadi nd& tekanan’”a Volpp<j/.? di-writelahd, Woc mengucis seder dkasjhgncjlol#xx