Kota Serang di Indonesia sedang menjajaki kerja sama kota kembar dengan Weifang di Provinsi Shandong, China, untuk menarik investasi dan memperkuat kerja sama dalam bidang pendidikan serta pengembangan industri, kata para pejabat pada Kamis.
Wali Kota Serang Budi Rustandi menyatakan bahwa inisiatif ini mengikuti pertemuan dengan delegasi dari Weifang dan bagian dari upaya lebih luas untuk memperdalam hubungan bilateral di tingkat kotamadya, didukung oleh pemerintah pusat Indonesia.
“Hari ini kami menyambut delegasi dan melanjutkan diskusi tentang potensi kerja sama, termasuk investasi dan pendidikan seperti beasiswa untuk mahasiswa S1 dan dosen,” ujar Rustandi.
Dia menambahkan bahwa semua proposal akan menjalani penilaian lebih lanjut oleh dinas terkait setempat untuk memastikan selaras dengan prioritas pembangunan Serang dan kebutuhan masyarakat.
Berita terkait: Proyek Twin Parks perkuat hubungan ekonomi Indonesia-China: menteri
Rustandi mengatakan Serang bertujuan belajar dari pengalaman Weifang di bidang seperti teknologi, tata kota, dan pengembangan sumber daya manusia, dengan maksud mengadaptasi praktik terbaik secara lokal.
“Kami melihat peluang untuk mengadopsi kemajuan mereka guna meningkatkan pembangunan dan daya saing kota kami,” katanya.
Perwakilan dari Rising Capital, bagian dari delegasi kunjungan, menyatakan rencana investasi masih dalam tahap awal dan akan diupayakan dalam kerangka kota kembar.
“Nilai investasi belum ditetapkan, karena kami masih menunggu diskusi teknis lebih lanjut dengan pemerintah kota Serang,” kata Direktur Roden Xue Ruiteng.
Delegasi tersebut mencakup perusahaan dari sektor seperti teknologi informasi, jasa hukum, perbankan, infrastruktur, pendidikan, dan pengembangan properti.
Ruiteng mengatakan Serang memiliki potensi kuat untuk investasi masa depan, mengacu pada kedekatannya dengan Jakarta dan keterbukaannya terhadap kemitraan bisnis.
“Kami memandang Serang sebagai kota yang menjanjikan dengan keunggulan strategis, khususnya lokasinya dekat ibu kota dan kesediaannya menyambut investasi,” ujarnya.
Berita terkait: Indonesia undang Sinovac untuk kerja sama dan investasi jangka panjang
Penerjemah: Arie Novarina
Editor: Rahmad Nasution
Hak Cipta © ANTARA 2026