Pangkasan Samudra Hindia yang Ditargetkan Iran Merupakan ‘Platform Hampir Tak Tergantikan’ bagi Operasi Keamanan AS

Iran telah meluncurkan misil ke Diego Garcia, sebuah pulau di Samudra Hindia yang menjadi tempat pangkalan militer strategis Inggris-Amerika.

Inggris mengutuk “serangan ceroboh Iran” setelah upaya yang gagal untuk mengenai pangkalan itu. Tidak jelas seberapa dekat misil itu dengan pulau tersebut, yang jaraknya sekitar 4.000 kilometer dari Iran.

Inilah yang perlu diketahui tentang pangkalan yang terpencil namun strategis ini.

Pusat Operasi AS

Amerika Serikat menggambarkan pangkalan Diego Garcia sebagai “platform yang hampir sangat penting” untuk operasi keamanan di Timur Tengah, Asia Selatan, dan Afrika Timur.

Ditempati sekitar 2.500 personel, kebanyakan dari AS, pangkalan ini mendukung operasi militer AS dari Vietnam hingga Irak dan Afghanistan. Pada 2008, AS mengakui bahwa pangkalan ini juga digunakan untuk penerbangan rahasia menduga teroris.

AS mengirim beberapa pembom B-2 Spirit yang bisa bawa nuklir ke Diego Garcia tahun lalu saat kampanye serangan udara intensif menargetkan pemberontak Houthi Yaman.

Inggris awalnya menolak pangkalan ini digunakan untuk serangan AS-Israel ke Iran, tapi setelah Iran menyerang tetangganya, Inggris mengatakan pembom Amerika bisa gunakan Diego Garcia dan pangkalan Inggris lain untuk serang situs misil Iran. Pada Jumat, pemerintah Inggris mengatakan itu termasuk situs yang digunakan untuk menyerang kapal di Selat Hormuz.

Inggris menyatakan pangkalan mereka hanya bisa digunakan untuk “operasi pertahanan yang spesifik dan terbatas.”

Tapi Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi berkata di X bahwa Perdana Menteri Inggris Keir Starmer “membahayakan nyawa rakyat Inggris dengan mengizinkan pangkalan Inggris digunakan untuk agresi terhadap Iran.”

Iran sebelumnya punya batasan sendiri untuk program misil balistiknya, membatasi jaraknya ke 2.000 kilometer. Diego Garcia berada jauh di luar jangkauan itu. Namun, pejabat AS lama menuduh program luar angkasa Iran bisa memungkinkan mereka bangun misil balistik antarbenua.

MEMBACA  VPN Ini Memungkinkan Siapa Saja Menggunakan Koneksi Internet Anda. Apa yang Bisa Salah Terjadi?

Justin Bronk, seorang peneliti senior di lembaga pemikir pertahanan RUSI, mengatakan upaya mengenai Diego Garcia mungkin melibatkan penggunaan improvisasi dari roket peluncur luar angkasa Simorgh Iran, “yang bisa menawarkan jarak lebih jauh sebagai misil balistik,” meski dengan akurasi yang berkurang.

Kepulauan yang Diperebutkan

Diego Garcia adalah bagian dari Kepulauan Chagos, rantai lebih dari 60 pulau di tengah Samudra Hindia lepas ujung India. Pulau-pulau ini di bawah kendali Inggris sejak 1814, ketika diserahkan oleh Prancis.

Pada tahun 1960-an dan 1970-an, Inggris mengusir sampai 2.000 orang dari Diego Garcia, agar militer AS bisa membangun pangkalan di sana.

Dalam tahun-tahun terakhir, kritik meningkat atas kendali Inggris atas kepulauan itu dan cara mereka memindahkan penduduk setempat secara paksa. PBB dan Mahkamah Internasional mendesak Inggris untuk akhiri “administrasi kolonial” mereka atas pulau-pulau itu dan serahkan kedaulatan ke Mauritius.

Kritik dari Trump

Setelah negosiasi panjang, pemerintah Inggris membuat kesepakatan tahun lalu dengan Mauritius untuk menyerahkan kedaulatan kepulauan itu. Inggris kemudian akan menyewa kembali pangkalan Diego Garcia untuk setidaknya 99 tahun.

Pemerintah Inggris mengatakan ini akan jamin masa depan pangkalan, yang rentan terhadap tantangan hukum. Tapi kesepakatan itu dikritik banyak politisi oposisi Inggris, yang mengatakan menyerahkan kepulauan itu membuat mereka berisiko dicampuri oleh Cina dan Rusia.

Beberapa pengungsi pulau Chagos dan keturunan merekapun menentang kesepakatan itu, mengatakan mereka tidak diajak bicara dan itu membuat mereka tidak jelas apakah mereka akan diizinkan kembali ke tanah air mereka.

Pemerintahan AS awalnya menyambut baik kesepakatan itu, tapi Presiden AS Donald Trump berubah pikiran bulan Januari, menyebutnya “tindakan KEBODOHAN BESAR” di platform media sosialnya Truth Social.

MEMBACA  Israel memerintahkan tentara untuk memperkuat posisinya di dalam Suriah

Penolakan awal Starmer untuk membiarkan AS menyerang Iran dari Diego Garcia semakin membuat Trump marah, yang mengatakan awal bulan ini bahwa “Inggris telah sangat, sangat tidak kooperatif dengan pulau bodoh yang mereka punya itu.”

Pengesahan kesepakatan Inggris-Mauritius di Parlemen ditunda sampai dukungan AS bisa didapatkan kembali.

Tinggalkan komentar