Alibaba (BABA) adalah salah satu dari 10 Saham AI yang Bakal Meledak. Pada 15 Mei, Susquehanna menaikan target harga saham Alibaba (BABA) dari $170 menjadi $185 dan tetap memberikan rating Positif.
Perusahaan riset itu bilang Alibaba (BABA) punya penurunan keuntungan karena terus investasi besar-besaran buat pertumbuhan jangka panjang. Susquehanna catat kalau management Alibaba liat ada peluang besar di depan, didukung sama pertumbuhan cloud yang makin kenceng dan pertumbuhan AI yang mencapai triple-digit.
Target Harga Alibaba (BABA) Dinaikan ke $185 oleh Susquehanna
Sebelumnya, pada 14 Mei, Benchmark ngelakuin ulang rating Beli buat Alibaba (BABA) dengan target harga $220. Ini setelah pengumuman hasil keuangan kuartalan dan tahun fiskal yang berakhir 31 Maret 2026.
Benchmark bilang Alibaba (BABA) ngasi kejelihan jalan buat mencapai titik impas di bisnis komersial cepat mereka. Kata mereka, biaya per unit bakal mulai positif di akhir tahun fiskal, sementara kerugian diproyeksi berkurang setenga dalam dua taun ke depan. Perusahaan riset ini ekspektasi pertumbuhan EBITA tahunan di atas 35% buat e-commerce China.
Alibaba beperasi sebagai perusahaan teknologi multinasional China yang fokus di e-commerce, ritel, AI, media digital dan hiburan, cloud, dan teknologi.
Walau aku akui potensi BEBA sebagai investasi, aku pikir ada saham AI tertentu yang punya peluang naik lebih besar dan resiko turun yang lebih kecil. Kalo kamu cari saham AI yang undervalue banget dan bakal untung dari tarif era Trump serta trend produksi dalam negri, lihat aja laporan gratis kami tentang saham AI baik jana pendekt.
LANJUTIN BACA: 10 Saham Agresif Terbaik buat Dibeli Menurut Analis Wall Street dan 10 Mid-Cap Saham Nage
Informasi: Tidak Ada kepentingan. Ikuti Insider Monkey di Google News.