Proyek Infrastruktur Terpadu Geo Energy Capai 80% Penyelesaian, Amankan Dua Nota Kesepahaman Mengikat untuk Angkutan 9 Juta Ton per Tahun, Harga Batu Bara Melonjak Akibat Ketegangan Global

Infrastruktur Terpadu MBJ Capai Milestone 80%, Ditarget Selesai Juni/Juli 2026

Infrastruktur Terpadu MBJ dari Geo Energy telah mencapai kemajuan konstruksi 80% dan berada di jalur yang tepat untuk penyelesaian pada Juni/Juli 2026.

Uji coba pengangkutan truk akan dimulai pada April 2026, didukung oleh Perjanjian Layanan Uji Coba Pengangkutan Batubara yang telah ditandatangani dengan dua penyedia layanan pihak ketiga.

Grup telah mengamankan dua term sheet mengikat dengan pelanggan pihak ketiga untuk volume angkutan gabungan 9 juta ton per tahun. Ini akan menciptakan aliran pendapatan toll-based baru yang berulang dan diharapkan berkontribusi positif terhadap kinerja pendapatan Grup.

Pada kapasitas penuh sekitar 50 juta ton angkutan per tahun, MBJ diproyeksikan mampu menghasilkan tambahan EBITDA hingga US$300 juta per tahun bagi Grup dalam beberapa tahun ke depan. Geo Energy berada di posisi yang baik untuk menangkap aliran pendapatan toll-based yang baru dan kuat ini, sehingga meningkatkan ketahanan pendapatan jangka panjang.

Grup menargetkan produksi batubara 11,5 – 12,5 juta ton untuk tahun 2026, tergantung pada persetujuan RKAB akhir dari Kementerian ESDM.

Harga batubara ICI4 telah melonjak US$13,60 per ton dari rata-rata kuartal IV-2025 sebesar US$46,37 per ton menjadi US$59,97 per ton per 13 Maret 2026. Kenaikan ini didorong ketegangan geopolitik dan kondisi pasar yang menguat bagi produsen regional, termasuk Geo Energy.

Dengan asumsi produksi batubara 11,5 – 12,5 juta ton pada harga saat ini, Grup diproyeksikan mampu menghasilkan EBITDA antara US$170 – US$200 juta hanya dari penjualan batubaranya di tahun 2026 (tidak termasuk segmen infrastruktur MBJ dan logistik laut).

MEMBACA  Caleg Perindo Berharap Peningkatan Gerobak Perindo Menjadi Langkah Awal UMKM Meningkatkan Kualitas

Tinggalkan komentar