Indonesia Ambil Langkah Kurangi Konsumsi Bahan Bakar di Tengah Krisis Energi Timur Tengah

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan kesiapannya untuk menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai konservasi energi. Hal ini dilakukan menyusul ancaman krisis energi akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan langkah efisiensi akan dilaksanakan secara komprehensif. Ini mencakup pengunaan bahan bakar untuk pembangkit listrik, pemanfaatan gas, dan evaluasi operasional di seluruh sektor energi.

“Dari sisi operasional, evaluasi detail juga akan dilakukan pada setiap aktivitas yang terkait dengan pemakaian energi,” ujar Tanjung setelah inspeksi di Terminal Bahan Bakar Padalarang, Bandung Barat, Jawa Barat, Senin.

Dia menambahkan bahwa pedoman teknis untuk penerapan efisiensi energi saat ini sedang dalam tahap peninjauan.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah menyiapkan beberapa langkah konkrit untuk mempercepat penggunaan energi terbarukan. Salah satunya adalah mengganti pembangkit listrik berbahan bakar solar dengan alternatif yang tidak bergantung pada bahan bakar fosil.

“Lokasinya tersebar di seluruh Indonesia, khususnya pembangkit listrik yang sudah lama menggunakan solar. Mengingat ketegangan geopolitik saat ini, kita tidak bisa pasti dengan kondisi energi jangka panjang. Karena itu, kami mengoptimalkan potensi dalam negeri dan mengkonversi energi berbasis fosil di mana memungkinkan,” jelasnya.

Program ini akan dilaksanakan bertahap di berbagai daerah di Indonesia, terutamanya di pembangkit listrik yang masih bergantung pada bahan bakar solar.

Dalam rapat kabinet di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13 Maret), Presiden Prabowo mendorong upaya pengurangan konsumsi bahan bakar dan mempertimbangkan kebijakan kerja dari rumah (WFH) sebagai langkah antisipasi dampak krisis global.

“Kita harus diskusikan lebih lanjut dan pertimbangkan berapa hari yang diperlukan. Kita pernah menangani COVID dan berhasil. Kerja dari rumah memungkinkan efisiensi dan membantu menghemat bahan bakar dalam jumlah sangat besar,” kata Prabowo.

MEMBACA  4 Bek Kiri Naturalisasi yang Bersaing dengan Pratama Arhan di Timnas Indonesia, Salah Satyu Bersinar vs AS Roma

Berita terkait: Prabowo sarankan penghematan BBM, pertimbangkan WFH di tengah krisis Timur Tengah

Penerjemah: Shofi, Kenzu
Editor: M Razi Rahman
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar