Trump Kesal China Tolak Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Senin, 16 Maret 2026 – 21:14 WIB

Pemerintah China diperkirakan tidak akan langsung memenuhi permintaan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk bantu atasi krisis global akibat penutupan Selat Hormuz. Di sisi lain, Trump memberi tekanan halus ke Beijing untuk menunda kunjungannya akhir bulan ini jika permintaannya tak dituruti.

Permintaan itu muncul menjelang rencana kunjungan Trump ke Beijing guna membahas isu-isu penting dalam hubungan AS-China. Sekitar dua minggu sebelum pertemuan, Trump memberi syarat baru untuk negosiasi dan dukungan Beijing dalam upaya buka kembali jalur pelayaran strategis itu. Kemungkinan China mengabulkan permintaan Trump tersebut terbilang kecil.

Penutupan Selat Hormuz oleh Iran telah berdampak besar pada pasar energi global. Jalur itu merupakan rute penting bagi sekitar seperlima suplai minyak dunia. Gangguan di kawasan tersebut picu lonjakan harga minyak dan kekhawatiran akan kelangkaan energi yang bisa guncang perekonomian global.

Menghadapi situasi yang disebut sebagai krisis minyak terburuk dalam sejarah, Trump menyerukan sejumlah negara untuk turut bantu amankan selat tersebut. Negara-negara yang diminta kerja sama antara lain Prancis, Jepang, Korea Selatan, dan Inggris.

Sebagai upaya tekan Beijing, Trump juga sampaikan bahwa respons China akan pengaruhi rencana pertemuannya dengan Presiden Xi Jinping yang dijadwalkan akhir bulan ini.

Dalam wawancara dengan Financial Times yang terbit pada Minggu, Trump mengatakan ingin tahu dulu apakah China bersedia beri bantuan sebelum pertemuan puncak itu. Jika tidak ada kejelasan, ia sebut kemungkinan akan tunda perjalanannya ke Beijing akhir bulan ini.

"Sangat tepat jika pihak-pihak yang diuntungkan dari selat tersebut bantu pastikan tidak terjadi hal buruk di sana," kata Trump kepada FT. "Saya pikir China juga harus membantu."

MEMBACA  Apa dampak potensial bagi China dari kemungkinan tarif 60%? Citi membahas Oleh Investing.com

Permintaan tersebut dinilai tidak biasa, karena Washington pada dasarnya minta Beijing mempertaruhkan aset militernya dalam konflik yang dimulai oleh AS dan Israel melawan Iran — negara yang bersahabat dengan Beijing — dan mengancam akan tahan diplomasi jika tak kirim kapal perang ke Selat Hormuz.

Halaman Selanjutnya

Menteri Keuangan AS Scott Bessent menolak anggapan bahwa kunjungan Presiden Donald Trump ke China bisa ditunda karena perselisihan soal Selat Hormuz. Bessent bilang kunjungan itu justru bisa tertunda karena "logistik" serta kesediaan Trump untuk bepergian keluar AS selama perang dengan Iran.

Tinggalkan komentar