Pemain internasional Ghana, Thomas Partey, menghadapi tuduhan perkosaan perdana hanya beberapa hari setelah meninggalkan Arsenal musim panas lalu.
Dengarkan artikel ini | 2 menit
Terbit Pada 13 Mar 2026
Bekas pemain Arsenal Thomas Partey berencana menyangkal tidak bersalah atas dua tuduhan perkosaan baru, demikian diungkapkan pengacaranya di pengadilan London pada Jumat.
Gelandang Ghana berusia 32 tahun yang kini bermain untuk klub Spanyol Villarreal itu, secara terpisah sedang menanti sidang atas lima dakwaan perkosaan terkait dua wanita serta satu dakwaan pelecehan seksual yang melibatkan wanita ketiga.
Kisah-kisah Rekomendasi
Tuduhan baru diajukan setelah seorang wanita berbeda melaporkan bahwa Partey memperkosa dirinya dua kali pada hari yang sama di Desember 2020. Menurut persidangan pada Jumat, tuduhan baru ini muncul setelah rangkaian dakwaan pertama dipublikasikan.
Partey tidak diwajibkan hadir dalam sesi pendahuluan di Pengadilan Magistrat Westminster pada Jumat itu. Pengacaranya, Emma Fenn, menyatakan kliennya berencana membantah kedua tuduhan tersebut. Sidang berikutnya untuk kasus ini dijadwalkan pada 10 April.
Partey sebelumnya telah menyangkal tuduhan-tuduhan pertama dan akan menghadapi persidangan pada November di Pengadilan Mahkota Southwark. Kejadian pelanggaran yang dituduhkan tersebut terjadi antara tahun 2021 dan 2022, menurut jaksa.
Gelandang ini bergabung dengan Arsenal pada 2020 dari Atletico Madrid.
Ia pertama kali didakwa pada Juli lalu, hanya beberapa hari setelah kontraknya dengan Arsenal berakhir. Villarreal merekrutnya pada Agustus, dua hari setelah ia dibebaskan dengan jaminan.
Ghana telah lolos ke Piala Dunia dan berada dalam grup yang sama dengan Inggris, Kroasia, dan Panama.
Partey bermain dalam tiga laga kualifikasi Piala Dunia pada September dan Oktober. Ia telah tampil dalam lebih dari 50 pertandingan untuk Ghana.