Perusahaan asuransi Mercury Insurance yang berbasis di AS sudah melakukan investasi ke BurnBot untuk mendukung pencegahan kebakaran hutan, supaya asuransi tetap terjangkau dan tersedia di daerah-daerah yang rawan kebakaran, terutama di California.
Perusahaan asuransi yang didirikan tahun 1962 ini bilang, investasi itu bagian dari strategi yang lebih luas untuk mengurangi risiko kebakaran, memperkuat ketahanan masyarakat, dan mendukung ketersediaan asuransi jangka panjang.
Kolaborasi ini akan dimulai dulu di California, tempat BurnBot udah melakukan pekerjaa mitigasi, dan mungkin nanti akan diperluas tergantung hasil dan pembelajaran dari lapangan.
Presiden Mercury Insurance Victor Joseph bilang: “Resiko kebakaran itu masalah besar buat banyak masyarakat, dan ngatasinya gak cukup cuma dengan cara-cara lama saja.
“Perusahaan asuransi punya tanggung jawab buat dukung upaya mitigasi sama ketahanan. Dengan kerja sama sama BurnBot, kami jadi lebih paham gimana upaya mengurangi risiko di lapangan itu bisa bikin asuransi lebih tersedia dan terjangkau buat pemilik rumah dan komunitas.”
BurnBot sendiri adalah perusahaan teknologi pencegah kebakaran yang bikin dan
ngoprek robotik namum sistem data buat ngurangin bahan bakar berbahaya sampe manajemen vegetasi.
Perusahaan ini juga kerja bareng sama lembaga pemerintah, perusahaan
jasa publik, dan warga buat tekan resiko kebakaran nambahin ketahanan api di area pertemuan hutan dan permukiman.
Investasi ini dilakukan pas banyak perusahaan asuransi, pemda, dan warga masih cari cara amanin asuransi rumah murah di wilayah rawan api habis-habisan.
CEO BurnBot, Anukool Lakhina, nambahin, “Bold leadership Mercury yang mancing mitigasi itu penting ngenthok merevolusi ini “untuk masadepan tutup-+bendaDiBaroBar).
ia da kata lok pengotor lan 😅#pun