Trump Lepas Tangan: Serahkan Iran Tudingan atas Serangan Fatal ke SD Minab

Minggu, 8 Maret 2026 – 16:38 WIB

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyalahkan Iran atas serangan mematikan yang menghancurkan sebuah sekolah dasar perempuan di Minab, wilayah selatan negara tersebut. Serangan itu menewaskan sedikitnya 175 orang, dan sebagian besar korbannya adalah anak-anak.

Dalam pernyataannya, Trump menegaskan bahwa menurut penilaiannya, serangan tersebut justru dilakukan oleh Iran.

"Tidak, menurut pendapat saya, berdasarkan apa yang sudah saya lihat, itu dilakukan oleh Iran," kata Trump di atas Air Force One, Sabtu, 7 Maret 2026, seperti dilansir Guardian.

Pernyataan itu muncul di tengah investigasi yang masih dilakukan Pentagon terkait insiden ini. Namun, beberapa analisis forensik oleh media internasional, termasuk The New York Times, CNN, dan Associated Press, menunjukkan kemungkinan besar ledakan yang menghantam sekolah itu berasal dari serangan presisi Amerika Serikat.

Analisis tersebut menyebut serangan terjadi hampir bersamaan dengan operasi militer yang menargetkan pangkalan angkatan laut di dekat lokasi sekolah. Pangkalan itu diketahui dioperasikan oleh Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), pasukan elite Iran.

Meski begitu, Trump tetap bersikeras bahwa Iran yang bertanggung jawab atas tragedi tersebut. Pernyataan itu kembali ia ulangi setelah Menteri Pertahanan AS tidak secara langsung mendukung klaim presiden dan hanya menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung.

"Itu dilakukan oleh Iran. Mereka sangat tidak akurat, seperti yang kamu ketahui, dengan amunisinya. Mereka sama sekali tidak akurat. Itu dilakukan oleh Iran," tegas Trump.

Laporan surat kabar The New York Times pada Kamis menyebutkan, serangan terhadap sekolah di kota Minab, Iran selatan, yang menewaskan puluhan anak-anak, diduga merupakan bagian dari serangan Amerika Serikat terhadap pangkalan angkatan laut IRGC yang berada di dekatnya.

MEMBACA  Alokasi Dana Prabowo Rp5 Triliun untuk Perluasan Armada Kereta Komuter Jakarta

Pernyataan tersebut dilaporkan The New York Times berdasarkan analisis citra satelit, unggahan media sosial, dan rekaman video yang sudah diverifikasi.

Pernyataan publik dari pejabat AS menunjukkan bahwa pesawat militer AS memang melakukan operasi di kawasan tersebut pada hari serangan ke sekolah, termasuk operasi terhadap fasilitas milik IRGC, menurut laporan itu.

Halaman Selanjutnya

The New York Times menyebut gedung sekolah itu sebelumnya merupakan bagian dari pangkalan angkatan laut IRGC. Namun, citra satelit menunjukkan bahwa pada September 2016 bangunan tersebut telah dipisahkan dari pangkalan militer oleh pagar.

Tinggalkan komentar