Dapatkan newsletter “White House Watch” secara gratis
Panduan kamu untuk apa arti masa jabatan kedua Trump bagi Washington, bisnis, dan dunia.
Komite pengawas DPR yang dikontrol Partai Republik telah memilih untuk memanggil Jaksa Agung AS Pam Bondi dengan paksa. Ini dilakukan untuk memaksanya menjawab pertanyaan tentang dokumen terkait Jeffrey Epstein.
Langkah mengejutkan terjadi Rabu lalu, lima anggota Republik di komite bergabung dengan semua anggota Demokrat untuk memaksa Bondi memberikan kesaksian. Suara ini menunjukkan ketidakpuasan di antara banyak anggota parlemen Republik atas cara pemerintahan Trump menangani berkas terkait pelaku kejahatan seks anak yang sudah meninggal itu.
Upaya ini dipimpin oleh anggota kongres Republik dari Carolina Selatan, Nancy Mace. Empat Republik lain yang memilih memanggil Bondi adalah Lauren Boebert dari Colorado, Tim Burchett dari Tennessee, Michael Cloud dari Texas, dan Scott Perry dari Pennsylvania.
Panggilan paksa ini akan menambah tekanan politik pada Bondi terkait penanganan Departemen Kehakiman atas dokumen terkait terpidana kasus seks yang telah meninggal itu.
Jaksa Agung sebelumnya pernah membahas kasus Epstein di depan anggota parlemen, tetapi ini akan jadi penampilan pertamanya di depan Kongres untuk bersaksi khusus tentang finansier yang tercemar nama itu.
Bondi menghadapi kritik tajam karena DoJ melewatkan batas waktu yang ditetapkan Kongres untuk merilis semua berkas Epstein. Juga karena awalanya salah menyensor yang dalam beberapa kasus malah membuka nama korban. Dia juga dikritik karena gagal bertemu dengan beberapa korban.
DoJ tidak segera menanggapi permintaan untuk berkomentar.
James Comer, ketua komite pengawas DPR dari Partai Republik, Selasa lalu mengumumkan bahwa Howard Lutnick, Menteri Perdagangan Trump, akan secara sukarela hadir di depan komite untuk wawancara tercatat.
Komite mencari kesaksian Lutnick setelah namanya muncul beberapa kali dalam berkas yang dirilis DoJ. Termasuk email antara Epstein dan menteri perdagangan itu, yang bertentangan dengan pernyataan Lutnick sebelumnya bahwa dia telah putus hubungan dengan sang finansier pada tahun 2005.
Komite pengawas DPR juga memanggil anggota Demokrat yang punya hubungan dengan Epstein beberapa pekan terakhir. Mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton dan mantan Presiden Bill Clinton sama-sama bersaksi di depan komite dalam penyataan tertutup minggu lalu.
Hillary Clinton, yang kalah dalam pemilihan presiden 2016 dari Trump, menuduh anggota Republik di komite melakukan “teater politik partisan” dan berusaha melindungi presiden, yang juga menghadapi pertanyaan tidak nyaman tentang hubungannya dengan Epstein.
Trump tidak muncul dalam banyak dokumen yang dirilis DoJ. Bondi bulan lalu mengatakan kepada Komite Kehakiman DPR bahwa “tidak ada bukti Donald Trump melakukan kejahatan”.
Perwakilan Demokrat Ted Lieu menuduh Bondi berbohong di bawah sumpah. Bondi membalas, “Jangan pernah kamu menuduhku melakukan kejahatan.”