Padang, Sumatra Barat (ANTARA) – Kementerian Haji dan Umrah menekankan bahwa pemerintah menjamin keamanan dan perlindungan jemaah umroh yang saat ini terdampak atau kesulitan pulang akibat konflik yang meningkat di Timur Tengah.
“Pemerintah hadir. Kementerian Haji dan Umrah punya kantor di Arab Saudi yang disebut Kantor Urusan Haji,” kata pelaksana tugas kepala Kantor Sumbar Kemenag, M. Rifki, di sini pada Senin.
Pernyataan Rifki ini terkait 2.500 hingga 3.000 jemaah umroh asal Sumatra Barat yang masih berada di Arab Saudi pasca konflik regional yang baru terjadi.
Dia menambahkan, Indonesia juga memiliki Konsulat Jenderal di Arab Saudi yang bertugas melindungi jemaah jika ada masalah.
“Jadi jika jemaah umroh mengalami kesulitan untuk kembali, mereka akan dibantu melalui Kantor Urusan Haji,” ujarnya.
Rifki mengkonfirmasi bahwa setelah ketegangan antara Amerika Serikat-Israel dan Iran, sebanyak 136 calon jemaah dari Sumbar berangkat ke Arab Saudi pada Minggu (1 Maret 2026).
Namun, untuk mencegah risiko yang mungkin terjadi, pemerintah telah menyarankan biro perjalanan dan jemaah untuk menunda keberangkatan ke Arab Saudi sampai pemberitahuan lebih lanjut.
Mengenai 2.500 jemaah yang masih di Arab Saudi, Rifki mengatakan mereka dijadwalkan pulang dan tiba di Bandara Internasional Minangkabau di Kabupaten Padang Pariaman pada 5 Maret.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi VIII DPR Abdul Wachid menyatakan dukungan atas imbauan pemerintah untuk menunda keberangkatan jemaah.
“Kami mendorong masyarakat untuk mengundur perjalanan umrohnya, baik yang rencananya akhir Ramadhan atau di bulan itu. Kita harus tunggu pengumuman resmi terkait jaminan keamanan. Keselamatan jiwa adalah prioritas tertinggi yang tidak bisa ditawar,” kata Wachid.
Berita terkait: Bandara Bali umumkan 15 penerbangan dibatalkan karena konflik Timur Tengah
Berita terkait: Indonesia dukung mediasi untuk meredakan ketegangan AS-Iran setelah serangan
Berita terkait: RI siapkan langkah untuk mitigasi dampak perdagangan dari eskalasi Timur Tengah
Penerjemah: Zulfikar, Kenzu
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026