Minggu, 1 Maret 2026 – 00:59 WIB
Teheran, VIVA – Jumlah korban meninggal di kalangan pelajar di Sekolah Dasar (SD) Khusus Putri Shajareh Tayyebeh di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran selatan, meningkat menjadi 85 orang. Hal ini dilaporkan Kantor Berita Tasnim pada Sabtu, 28 Februari, dengan mengutip dari otoritas setempat.
Sebelumnya di hari yang sama, Amerika Serikat dan Israel melakukan serangkaian serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran. Serangan-serangan itu mengakibatkan kerusakan dan juga korban dari warga sipil.
Sebagai bentuk balasan, Iran meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel dan juga menarget infrastruktur militer Amerika Serikat yang ada di kawasan Timur Tengah.
Perwakilan dari Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan bahwa Israel telah "salah hitung" dengan menyerang Iran.
Mengutip pernyataan Kementerian Pendidikan Iran, kantor berita ISNA melaporkan bahwa sekolah-sekolah di Iran telah ditutup atau untuk sementara beralih ke sistem pembelajaran daring, menyusul serangan dari AS dan Israel. (Ant)