Tangisan Seorang Ibu: Bersujud di Depan DPR RI untuk Selamatkan Putra dari Hukuman Mati

WARTAKOTALIVE.COM – Ibu dari Anak Buah Kapal (ABK) Fandi Ramadhan, yaitu Nirwana, sampai bersujud di depan pimpinan Komisi III DPR RI. Ia melakukan itu untuk memperjuangkan keadilan bagi anaknya.

Fandi Ramadhan termasuk salah satu ABK yang ditangkap Tim Gabungan dari BNN, Bea Cukai, dan TNI AL dalam operasi penangkapan narkoba seberat 1,9 ton.

Dia adalah satu dari enam ABK yang ditahan di Kapal Sea Dragon di perairan Indonesia.

Tapi di persidangan, Fandi bersikeras menyatakan tidak tau bahwa muatan kapalnya adalah sabu seberat 1,9 ton.

Alasannya, Fandi baru bekerja selama tiga hari sebelum akhirnya ditangkap.

Untuk bisa dapat pekerjaan sebagai ABK itu, Fandi bahkan mengeluarkan uang Rp2,5 juta.

Baca juga: DPR RI Heran Bandar Sabu 1,9 Ton Belum Ditangkap Namun ABK Sudah Sidang

Sialnya, Fandi malah merasa dijebak karena muatan yang dikira minyak goreng ternyata adalah sabu.

Meski begitu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) tetap menuntut Fandi dengan hukuman mati.

Kasus Fandi ini menarik perhatian publik sampai Komisi III DPR RI turun tangan.

Komisi III DPR RI mengundang orang tua Fandi dan pengacaranya dalam rapat dengar pendapat.

Dalam rapat itu, Ibu Fandi tiba-tiba bersujud di depan Ketua Komisi III, Habiburokhman.

Habiburokhman lalu membantu Ibu Fandi, yakni Nirwana, untuk berdiri.

Beberapa anggota DPR RI yang lain juga ikut membantu.

Tapi Nirwana tidak mau bangun dan terus menangis sambil bersujud di hadapan Habiburokhman.

 

MEMBACA  Raih $200 untuk Belanja di Prime Day? Ajukan Prime Visa Sekarang!

Tinggalkan komentar